Propam Ingatkan Banyak Pelanggaran di Polda Sumut: Tuhan Tidak Buta

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 16:43 WIB
Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo
Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo membeberkan Polda Sumatera Utara (Sumut) memiliki angka pelanggaran anggota yang tinggi. Sambo menyebut penanganan pelanggaran anggota harus dilakukan secara tepat.

"Terkait dengan tingginya pelanggaran anggota di Polda Sumatera Utara ini, diharapkan dapat memaksimalkan penanganan pelanggaran secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan serta objektif," ujar Sambo dalam akun Instagram resmi Divisi Humas Polri seperti dilihat, Minggu (16/1/2022).

"Saya datang bersama pejabat utama Div Propam Polri bukan untuk mengurangi angka pelanggaran, tapi untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dan memitigasi sejak dini. Karena kalau angka yang kita rubah, angka yang kita turunkan itu bisa menjadi kebohongan," sambungnya.

Sambo meminta para personel Bidang Propam Polda Sumut untuk tidak melakukan pelanggaran sekecil pun. Menurutnya, Propam merupakan garda terdepan dan benteng terakhir dalam menjaga citra Polri.

"Rekan-rekan yang jadi garda terdepan dan benteng terakhir dalam menjaga citra Polri. Bagaimana kita semua bisa menjadi benteng terakhir dan garda terdepan, kita harus mulai dari diri kita sendiri. Kita tidak boleh ada yang melanggar. Kita tidak boleh ada yang melakukan kesalahan-kesalahan kecil. Kita harus menjadi contoh terhadap seluruh satuan kerja yang lain," tutur Sambo.

Sambo menyebut dirinya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memang tidak bisa melihat langsung pelanggaran-pelanggaran yang para anggota lakukan. Namun, Sambo mengingatkan kalau Tuhan tidak tuli dan tidak buta.

"Tuhan tidak akan pernah buta dan tuli, melihat apa yang kita lakukan. Bapak Kapolri dan saya tidak bisa langsung lihat apa yang rekan-rekan lakukan," terangnya.

Lebih lanjut, Sambo mengungkapkan quotes 'the power of giving' yang harus dipegang teguh. Dia menjelaskan, tindakan apapun yang mereka lakukan, pasti ada balasannya.

"Tapi kita harus yakin bahwa tidak ada yang percuma yang kita lakukan. Saya selalu menyampaikan ada quotes 'the power of giving'. Kekuatan memberi. Apa pun yang kita berikan pasti ada balasannya. Jadi kita senyum, maka kita akan dibalas senyum. Kalau kita kemudian memberi sakit kepada orang, maka itu akan dibalas sakitnya," imbuh Sambo.

Diketahui, baru-baru ini nama sejumlah pejabat kepolisian di Polrestabes Medan Polda Sumut terseret dalam persidangan, di mana mereka disebut menerima uang suap dari bandar narkoba. Propam Polri dan Polda Sumut sedang mengusut kasus tersebut.

Simak juga 'Heboh PNS di Humbahas Sumut Joget Sambil Tenggak Miras':

[Gambas:Video 20detik]



(drg/dhn)