Respons Gerindra soal Munculnya Dukungan Duet Prabowo-Jokowi di 2024

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 14:19 WIB
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Gerindra Sumatera Selatan pada Minggu (31/10)
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani (Foto: dok. Gerindra)
Jakarta -

Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi mendeklarasikan Prabowo-Jokowi maju sebagai pasangan di Pilpres 2024. Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menganggap deklarasi itu sebagai harapan masyarakat.

"Adapun keinginan-keinginan masyarakat dengan berbagai macam deklarasi ada yang menginginkan Prabowo-Puan, Prabowo-Muhaimin, ada yang menginginkan Pak Prabowo dengan Pak Jokowi, buat kami semuanya yang diinginkan masyarakat semua kami perhatikan, semua kami dengar dan semua kami catat sebagai sebuah harapan," kata Muzani saat ditemui di Masjid Darussalan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (16/1/2022).

Muzani memandang tahun perpolitikan di Indonesia telah dimulai sejak 2022 ini. Untuk itu, partainya tengah menjalin komunikasi dengan partai politik lain.

Bahkan, Muzani mengungkap Prabowo tengah menjalin komunikasi secara intens dengan berbagai tokoh lain.

"Kami akan terus berkomunikasi dengan semua partai politik, semua tokoh-tokoh dan Pak Prabowo juga kalau diperhatikan juga terus melakukan komunikasi secara intensif dengan banyak tokoh," ujarnya.

Seperti diketahui, deklarasi itu disampaikan Sekber Prabowo-Jokowi melalui keterangan tertulis, Sabtu (15/1). Mereka ingin Prabowo-Jokowi melanjutkan pembangunan Indonesia.

"Mendorong Prabowo Subianto calon presiden dan Joko Widodo calon wakil presiden sebagai bagian dari Kabinet Indonesia Maju Jilid II untuk maju dalam Pemilu 2024," demikian bunyi deklarasi Sekber Prabowo-Jokowi lewat keterangan tertulis.

Keterangan tertulis ini disampaikan ke publik atas nama Ketua Koordinator Sekber Prabowo-Jokowi, G Gisel. Deklarasi baru saja digelar secara internal di kantor Sekber Prabowo-Jokowi di Gambir, Jakarta Pusat.

Joko Widodo dan Prabowo Subianto adalah dua orang yang bersaing pada Pilpres 2019. Kemudian, Jokowi berhasil menang pemilu dan menjadi presiden. Akhirnya Prabowo ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Pertahanan.

Sekber Prabowo-Jokowi menilai kepemimpinan Jokowi sudah menunjukkan kemajuan, maka hal positif ini perlu dilanjutkan. Pasangan Prabowo-Jokowi diyakini Sekber bakal mampu mengatasi kesulitan Indonesia di masa krisis global dan pandemi COVID-19.

"Beruntung, sampai saat ini Indonesia belum jatuh pada jurang resesi. Sedangkan banyak negara sudah mengalami resesi, termasuk negara tetangga, Singapura," ujar mereka.

Simak juga 'Menakar Potensi Prabowo-Anies-Ganjar di Pilpres 2024':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/mae)