Jumlah Siswa-Guru Positif Corona Bertambah Jadi 19 Orang

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 12:56 WIB
Jakarta telah berlakukan PTM 100 persen sejak pekan lalu. Namun kini sejumlah sekolah ditutup sementara imbas virus Corona, salah satunya SMPN 62 di Jaktim.
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melaporkan sejumlah sekolah ditutup lantaran muncul kasus aktif COVID-19. Dia mengatakan, berdasarkan catatannya, ada 19 kasus COVID-19 ditemukan di 15 sekolah.

"PTM (pembelajaran tatap muka) itu totalnya ada 19 kasus, sekarang jadi 15 sekolah. Terakhir 11 sekolah, sekarang meningkat jadi 15 sekolah. Terakhir 12 kasus, sekarang jadi 19 kasus," kata Riza kepada wartawan di Masjid Darussalam, Jakarta Selatan, Minggu (16/1/2022).

Riza melanjutkan, ke-19 kasus itu terdiri dari 16 siswa dan 3 guru yang terkonfirmasi positif COVID-19. Meski begitu, dia memastikan PTM tetap dilanjutkan di sekolah yang tak ada temuan kasus COVID-19.

"Sekali lagi para orang tua, bapak, ibu semuanya patuh terhadap prokes (protokol kesehatan) COVID-19. Pergi ke sekolah, pulang kembali ke sekolah, " ujarnya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan kembali PTM di DKI menjadi 50 persen sampai situasi pandemi dinilai benar-benar aman. Merespons hal ini, Riza menegaskan PTM 100 persen masih layak digelar di Jakarta.

"Sekali lagi, jumlah sekolah di Jakarta ada 10.429. Tidak bermaksud mengecilkan dan mengabaikan, adanya 15 sekolah atau 19 kasus di PTM, namun demikian PTM DKI memenuji syarat melaksanakan PTM 100 persen terbatas," jelasnya.

Riza menuturkan DKI masih memenuhi persyaratan untuk membuka sekolah dengan kapasitas 100 persen. Pasalnya, sudah lebih dari 80 persen tenaga pendidik dan kependidikan di Jakarta telah disuntik vaksin COVID-19.

"DKI Jakarta vaksin pendidiknya sudah 91 persen, tenaga pendidiknya 89 persen, lansia lebih dari 71 persen dan peserta didik sudah lebih dari 92 persen. Jadi Jakarta memenuhi syarat 100 persen," imbuhnya.

Berikut daftar terbaru 15 sekolah yang ditutup akibat muncul kasus COVID-19:

1. SDN Ceger 02 Pagi (3 Siswa)
2. SDN Susukan 08 Pagi (1 Siswa)
3. SDN Jati 01 Pagi (1 Siswa)
4. SMP Islam Andalus (1 Siswa)
5. SMP Labschool Kebayoran (1 Guru)
6. SMPN 62 Jakarta (1 Guru)
7. SMPN 252 Jakarta (1 Siswa)
8. SMP Azhari Islamic School Rasuna (1 siswa)
9. SMAN 71 Jakarta (1 siswa)
10. SMA Labschool Kebayoran (2 siswa, 1 guru)
11. SMAN 20 Jakarta (1 siswa)
12. SMAN 6 Jakarta (1 siswa)
13. SMA Pelita 3 (1 siswa)
14. SMK Asisi (1 siswa)
15. SMKS Malaka Jakarta (1 siswa)

(fca/dhn)