PAN: Wacana Koalisi PD-PKS-Golkar Bak Obrolan Warung Kopi tapi Penting

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 09:28 WIB
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi
Viva Yoga (Amir Baihaqi/detikcom)
Jakarta -

Partai Amanat Nasional (PAN) menganggap rencana koalisi poros nasionalis-religius PKS, Demokrat, dan Golkar sebatas wacana. PAN menilai poros tersebut sebagai sebuah perbincangan di warung kopi tapi penting.

"Saat ini pembentukan koalisi partai politik untuk pemilu presiden masih sebatas wacana, testing the water. Perbincangan koalisi masih dalam fase perbincangan di warung kopi," kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi saat dihubungi, Sabtu (15/1/2022).

Menurut Viva, meskipun hanya sebatas perbincangan di warung kopi, wacana tersebut penting untuk menyamakan persepsi dan kepentingan politik. Seperti merumuskan bentuk dasar koalisi hingga mencari nama kandidat yang akan diusung sebagai capres dan cawapres.

"Meski sebatas perbincangan di warung kopi, hal ini penting untuk menyamakan persepsi dan kepentingan politik, mencari titik temu untuk merumuskan platform koalisi, termasuk nama-nama yang akan diusung sebagai capres atau cawapres," ujarnya.

Viva menuturkan sejauh ini belum ada partai yang secara resmi menyatakan telah membangun koalisi untuk pilpres. Dia menyebut semua partai harus berkoalisi untuk memenuhi ambang batas pencapresan atau presidential threshold 20%, kecuali PDIP.

"Belum ada satu partai pun yang secara resmi menyatakan membangun koalisi di Pilpres. Kecuali PDIP, semua partai politik harus berkoalisi jika mengusung capres atau cawapres karena harus memenuhi syarat 20% presidential threshold sesuai UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu," tuturnya.

Lebih lanjut PAN, kata Viva, mengapresiasi wacana poros nasionalis-religius tersebut. Wacana itu dinilai bisa membangun nilai positif dalam perencanaan koalisi Pilres 2024 antar-partai politik.

"Untuk itu, PAN mengapresiasi dan senang jika ada forum silaturahmi antar-pimpinan partai politik. Hal itu akan membangun nilai positif dalam perencanaan koalisi partai di Pemilu presiden," imbuhnya.

Baca berita selengkapnya di halaman berikut

Simak juga 'Menakar Langkah Anies Baswedan di Pilpres 2024':

[Gambas:Video 20detik]