Yang Perlu Diketahui di Balik Potensi Gempa M 8,7 Banten

ADVERTISEMENT

Yang Perlu Diketahui di Balik Potensi Gempa M 8,7 Banten

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 15 Jan 2022 20:03 WIB
Penampakan potensi gempa bumi megathrust selatan dalam buku pusat study gempa nasional (PUSGEN) 2017.
Zona Megathrust di pantai barat Sumatera, selatan Jawa, hingga selatan Nusa Tenggara Timur. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya potensi gempa besar dari megathrust Selat Sunda. Gempa itu berpotensi bermagnitudo (M) 8,7. Berikut adalah hal yang perlu diketahui di balik potensi gempa besar itu.

Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan soal potensi gempa besar ini, Sabtu (15/1/2022).

Wanti-wanti potensi soal gempa ini juga berkaitan dengan gempa di Selat Sunda berkekuatan M 6,6 yang mengguncang sampai Jakarta dan Palembang, Jumat (14/1) kemarin. Gempa kemarin juga sama-sama berpusat di kawasan megathrust Selat Sunda.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diketahui terkait potensi gempa M 8,7 itu:

1. Tak bisa dipastikan kapan bakal terjadi

BMKG tidak bisa memprediksi kapan gempa M 8,7 itu bakal terjadi. Soalnya, hingga hari ini, tidak ada teknologi yang mampu memprediksi terjadinya gempa sebagaimana prediksi cuaca.

"Sebenarnya gempa kemarin itu bukan ancaman sesungguhnya ya, ancaman sesungguhnya itu ada di magnitudo 8,7, tapi entah kapan kami nggak tahu, tapi nggak bisa diprediksi," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono saat dihubungi detikcom, Sabtu (15/1/2022).

Dia menyebut BMKG dan pihak terkait masih memiliki kesempatan untuk mempersiapkan segala hal untuk mencegah efek dari gempa itu.

"Ya itu tadi, terkait dengan potensi itu, kita belum bisa memprediksi ya, tapi kapan terjadinya tidak tahu. Kita masih bisa menyiapkannya mitigasi konkret seperti membangun bangunan tahan gempa, kemudian merujuk tata ruang aman dari risiko tsunami, kemudian menyiapkan jalur evakuasi, memasang rambu evakuasi agar sampai ke tempat aman lebih cepat," kata Daryono.

Selanjutnya, perlu waspada karena sudah lama tak gempa besar:

tonton juga: Kisah Pedagang Asongan Difabel, Berkilau di Lintasan Renang

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT