JoMan Tekankan Ubedillah Bohong soal Gibran-Kaesang, Tantang Buktikan Data

ADVERTISEMENT

JoMan Tekankan Ubedillah Bohong soal Gibran-Kaesang, Tantang Buktikan Data

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 15 Jan 2022 11:18 WIB
Relawan JoMan gugat Inmendagri soal aturan PCR (Foto: Kadek/detikcom)
Relawan JoMan menggugat Inmendagri soal aturan PCR. (Kadek/detikcom)

Lebih lanjut, Noel berpandangan Ubedillah hanya memiliki kepentingan politik atas laporannya itu. Dia menantang Ubedillah untuk bertanggung jawab atas laporannya itu.

"Saya melihat sampai detik ini ada kepentingan politik di belakang itu semua, karena kita lihat. Kalau nanti saya bongkar, kasihan dia. Makanya saya coba tantangin, jadi dia harus bertanggung jawab atas data ini. Makanya kita akan uber datanya. Kalau dia tidak membuktikan datanya itu, berarti orang ini bohong," katanya.

Sebelumnya, relawan Jokowi Mania (JoMan) resmi melaporkan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedillah Badrun, ke Polda Metro Jaya atas dugaan fitnah kepada Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep. Ubedillah mengaku heran atas laporan Ketua Umum JoMan Immanuel Ebenezer alias Noel itu.

"Hal yang dilaporkan Noel itu delik aduan, mestinya yang melaporkan itu korban. Entah Noel ini korban apa ya? Saya tidak pernah berinteraksi dengan Noel sama sekali, kok bisa jadi korban?" kata Ubedillah dalam keterangannya, Sabtu (15/1/2022).

Ubedillah menekankan dirinya melaporkan Gibran dan Kaesang atas dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Dia menyebut Noel tidak ada kaitannya sama sekali terkait laporan tersebut.

"Saya melaporkan ke KPK itu tentang dugaan tindak pidana korupsi dan/atau tindak pidana pencucian uang, tidak ada hubungannya dengan Noel," ucapnya.

Ubedillah Dilaporkan ke Polda

Untuk diketahui, relawan JoMan resmi melaporkan Ubedillah Badrun ke Polda Metro Jaya. Ubedillah Badrun dilaporkan atas dugaan fitnah kepada Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

"Hari ini tim hukum kami sudah ada menjelaskan beberapa pasal delik aduan terkait laporan palsu. Kita melaporkan Ubedillah Badrun di Pasal 317 KUHP. Dengan bunyinya 'barang siapa dengan sengaja mengajukan pengaduan atau pemberitahuan palsu kepada penguasa, baik secara tertulis maupun untuk dituliskan, tentang seseorang sehingga kehormatan atau nama baiknya terserang diancam karena melakukan pengaduan fitnah dengan pidana paling lama 4 tahun'," kata Ketua Umum JoMan Immanuel Ebenezer di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Laporan itu kini telah terdaftar di Polda Metro Jaya. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/239/I/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, 14 Januari 2022.

Laporan kepada Ubedillah Badrun itu merujuk pada saat dosen UNJ itu melaporkan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK. JoMan menilai laporan dari Ubedillah Badrun hanya hoaks semata.

"Karena basis laporannya berbasis kepalsuan atau hoaks. Jadi ini tidak mendidik, apalagi beliau itu kan seorang dosen intelektual, aktivis, seharusnya lebih bisa memberikan pendidikan politik kepada masyarakat," katanya.


(azh/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT