KPK Cecar Alex Noerdin Soal Uang Rp 1,5 M di OTT Bupati Musi Banyuasin

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 14 Jan 2022 13:46 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK telah memeriksa mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin terkait kasus dugaan suap yang menjerat anaknya sendiri, Bupati Musi Banyuasin nonaktif Dodi Reza Alex Noerdin (DRA). KPK mengkonfirmasi Alex soal Rp 1,5 miliar yang disita saat operasi tangkap tangan (OTT) Dodi Alex.

"Alex Noerdin (mantan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan) diperiksa di Kantor Kejaksaan Negeri Palembang, yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait uang sitaan sejumlah Rp 1,5 miliar yang dibawa oleh tersangka DRA saat dilakukan penangkapan oleh tim KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Selain itu, KPK memeriksa Soesilo Aribowo selaku pengacara Alex Noerdin. Soesilo dilakukan pendalaman tim penyidik yakni juga soal Rp 1,5 miliar itu.

"Soesilo Aribowo (advokat) diperiksa di gedung Merah Putih KPK, yang bersangkutan hadir dan Tim Penyidik juga melakukan pendalaman materi terkait uang sitaan Rp 1,5 miliar milik tersangka DRA," katanya.

Di lokasi yang berbeda, KPK juga memeriksa tiga saksi yakni mahasiswa Erlin Rose Diah Arista; wiraswasta, Fajar Indau Satyanugraha dan Komisaris PT Perdana Abadi Perkasa, Sandy Swardi. Mereka dikonfirmasi soal aliran uang yang diterima Dodi Alex.

"Diperiksa di Satbrimobda Sumatera Selatan, ketiganya hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan aliran sejumlah uang yang diterima tersangka DRA," katanya.

Lalu, KPK juga memeriksa ibu rumah tangga, Erini Mutia Yufada di Gedung Merah Putih KPK. Erini dikonfirmasi juga soal aliran dana yang diterima Dodi Alex.

"Yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan aliran sejumlah uang yang diterima tersangka DRA," ujarnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjadi tersangka suap berkaitan dengan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur. Dodi langsung ditahan di Rutan KPK Kavling C1.

"Setelah dilakukan pengumpulan berbagai bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksud, KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan 4 tersangka," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10).

Berikut ini daftar tersangka dari OTT KPK di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan:

Sebagai penerima suap:

1. Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) Bupati Musi Banyuasin periode 2017-2022
2. Herman Mayori (HM) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin
3. Eddi Umari (EU) Kepala Bidang SDA/PPK Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin

Pemberi suap:

4. Suhandy (SUH), swasta, Direktur PT Selaras Simpati Nusantara

Tersangka pemberi suap Suhandy akan disangkakan pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Sedangkan para penerima suap Dodi dkk disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(azh/mae)