Sekdes: Sky Bridge Stasiun Bojong Gede Rp 16 M Akan Pakai Eskalator

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Jumat, 14 Jan 2022 11:28 WIB
Suasana di Stasiun Bojong Gede, Bogor pada 14 Januari 2022.
Foto: Suasana di Stasiun Bojong Gede, Bogor pada 14 Januari 2022. (Rizky Adha Mahendra/detikcom)
Kabupaten Bogor -

Pemkab Bogor bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana membangun sky bridge untuk mengurai kemacetan di sekitar Stasiun Bojong Gede pada Maret mendatang. Pemerintah Desa (Pemdes) Bojong Gede mengatakan informasinya sky bridge dilengkapi eskalator dan ramah disabilitas.

Rencananya jembatan penyeberangan orang (JPO) tersebut akan difasilitasi eskalator. Serta tersedia jalur untuk disabilitas.

"Informasi yang saya dapat, desainnya pun itu difasilitasi (untuk disabilitas). Ada eskalator, terutama juga untuk disabilitas," ujar Sekretaris Desa Bojong Gede, Salahuddin SH saat dihubungi, Jumat (14/1/2022).

Salahuddin menyebut salah satu faktor kemacetan di sekitar Stasiun Bojong Gede lantaran banyaknya angkot yang mangkal di pintu masuk. Dia menilai dengan adanya JPO ini, terminal akan berfungsi sebagaimana mestinya.

Karena pintu stasiun akan ditutup dan dialihkan melalui JPO yang terhubung dengan Terminal Bojong Gede. Sehingga bisa mengurangi angkot yang mangkal di depan pintu masuk.

"Karena nanti angkot itu sudah tidak ada lagi yang mengambil dan menurunkan penumpang di area stasiun," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Bogor dan BPTJ menargetkan pembangunan JPO rampung pada tahun ini. Direktur Prasarana BPTJ, Jumardi mengatakan anggaran untuk proyek tersebut sebesar 16 miliar, yang seluruhnya dikeluarkan oleh BPTJ.

"Sekitar 16 miliar rupiah," ujarnya kepada wartawan, Kamis (6/1/).

(aud/aud)