4 Polisi Penjemput Napi Berujung Meninggal Disanksi Disiplin

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 14:04 WIB
Ilustrasi jenazah
Foto: Thinkstock
Makassar -

Kematian narapidana Andi Lolo (35), yang tewas setelah dijemput polisi di Lapas Bolangi, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipastikan bukan karena penganiayaan polisi. Tapi 4 polisi yang menjemput Andi Lolo di Lapas tetap dijatuhi sanksi disiplin.

"Iya (4 polisi disanksi disiplin) karena berdasarkan hasil autopsi itu penyebab kematiannya itu karena gagal jantung," kata Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Agoeng Adi Koerniawan kepada detikcom, Kamis (14/1/2022).

Empat anggota Ditresnarkoba Polda Sulsel yang tak diungkap identitasnya itu dianggap menyalahi prosedur pada saat membawa Andi keluar dari Lapas untuk pengembangan kasus narkoba 75 kilogram.

"Ada SOP yang dilanggar. Harusnya yang bersangkutan diperiksa dulu, bawa tenaga medis bahwasanya yang bersangkutan benar-benar sehat," kata Agoeng.

Selain tak ada bukti penganiayaan dan lebih dipicu penyakit jantung kronis, Andi Lolo dipastikan mengkonsumsi sabu setelah terbukti positif mengandung zat methamphetamine serta amphetamine.

"Pada saat dibawa mungkin bersangkutan ada kaitannya dengan narkoba sehingga mau dikembangkan ketakutan, tahu-tahunya meninggal," katanya.

Agoeng mengatakan kepolisian bakal transparan menyampaikan kasus ini ke publik. Dia menyebut polisi bakal melakukan jumpa pers bersama dengan pihak dokter yang melakukan autopsi sehingga kasus ini dapat dijelaskan secara terang benderang.

Diketahui, Andi Lolo (35) merupakan napi kasus narkoba yang dijemput oleh anggota Ditresnarkoba Polda Sulsel di Lapas Bolangi pada 15 Desember 2021. Andi dijemput sehubungan pengembangan kasus narkoba 75 kilogram yang diungkap polisi di Kota Makassar.

Belakangan, istri Andi Lolo, Maryam, tiba-tiba menerima kabar kematian suaminya. Istri Andi yang pada saat itu sedang berada di Kabupaten Pinrang langsung berangkat ke Makassar hingga mendapat kepastian bila kabar kematian suaminya tersebut benar adanya.

Pihak keluarga mengaku tidak mendapat penjelasan mengenai penyebab kematian Andi Lolo. Hingga pada saat pihak keluarga menerima jenazah, mereka menemukan luka lebam diduga tanda-tanda kekerasan.

(hmw/mud)