Stafsus Jokowi: PBNU Era Miftachul Akhyar-Gus Yahya Makin Inklusif

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 13:43 WIB
Stafsus Presiden, Aminuddin Maruf bersama Koordinator Presnas BEM PTM Muhammadiyah se-Indonesia Dwi Azwar Anas, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2020).
Stafsus Presiden, Aminuddin Ma'ruf (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Stafsus Presiden, Aminuddin Ma'ruf, menilai PBNU di bawah kepemimpinan Rais Aam Miftachul Akhyar dan Ketua Umum Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) makin inklusif. Salah satu kebijakan yang diapresiasi adalah masuknya tokoh-tokoh perempuan di kepengurusan.

"PBNU semakin inklusif dengan mengakomodasi para tokoh perempuan berpengaruh untuk tampil di kepengurusan. Kebijakan yang patut diapresiasi di mana isu-isu perempuan mulai dari kesetaraan gender sampai dengan pemberdayaan perempuan tidak hanya menjadi isu global, tetapi juga menjadi isu sentral dalam permasalahan global," kata Amin dalam keterangan tertulis, Kamis (13/1/2022).

"Gus Yahya sangat responsif dengan persoalan mutakhir yang bersinggungan dengan kepentingan untuk menjaga martabat perempuan. Mengingat isu mutakhir domestik sangat bersinggungan dengan perempuan mulai dengan isu kekerasan terhadap perempuan sampai dengan pemberdayaan ekonomi perempuan," sambung Amin.

Amin mengatakan tampilnya Bu Nyai di kepengurusan PBNU bakal memberikan warna baru dan peran positif. Terlebih lagi, kata dia, ada nama-nama besar yang masuk di PBNU.

"Apalagi banyak nama-nama yang masuk seperti Nyai Shinta Abdurrahman Wahid, Nyai Hj Nafisah Ali Maksum, sampai dengan Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa sudah membuktikan kesuksesan menjadi pemimpin sampai dengan tokoh yang paling gigih terhadap isu-isu perempuan," ujar Amin.

Lebih lanjut, Amin mengatakan keputusan Miftachul Akhyar dan Gus Yahya melibatkan tokoh perempuan di PBNU menyuntikkan semangat bagi para santriwati dan pemuda-pemudi NU. Menurut Amin, hal itu akan menjadikan inspirasi bagi santriwati untuk memulai berkarya tanpa ada lagi sekat dan bias gender.

"Optimis atas masuknya para Bu Nyai di kepengurusan NU di bawah kepengurusan Kiai Miftahul Akhyar dan Gus Yahya untuk menjadikan NU sebagai episentrum pembangunan SDM Perempuan NU yang berkualitas serta NU sebagai episentrum pembangunan dan pemberdayaan ekonomi perempuan," tutur Amin.

Sebelumnya, Gus Yahya mengumumkan daftar pengurus PBNU periode 2022-2027. Sejumlah tokoh nasional masuk kepengurusan.

Berikut ini jajaran Pengurus PBNU periode 2022-2027:

Tanfidziyah
Ketua Umum: Yahya Cholil Staquf
Wakil Ketua Umum:
Zulfa Mustofa
Muhammad Hilal
Nizar Ali
Nusron Wahid

Ketua-ketua Bidang
Khofifah Indar Parawansa
Alissa Wahid
Muhammad Mukri
Hasib Wahab Chasbullah
Abdul Hakim Mahful
Ishfah Abidal
Umarsyah

Sekretaris Jenderal
Saifullah Yusuf
Wakil Sekretaris Jenderal
Abudssalam Sohib
Sulaiman Tanjung
Maryati Solihah
Najib Azca
Faisal Zaimima
Abdul Qodir bin Aqil

Bendahara Umum
Mardani Maming

Musytasar
Ahmad Mustofa Bisri (Ketua)
Ma'ruf Amin
Nurul Huda jazuli
Dimyati Rois
Lutfi bin Yahya
Baharudin
Nafisah Sahal Mahfud
Sinta Nuriyah
Mahfudoh
Habib Zein bin Umar bin Smith
Said Aqil Siroj

Syuriah
Miftachul Akhyar (Rais Aam)
Wakil Rais Aam: Afifudin Muhadjir
Anwar Iskandar
Muhammad Mustafa Aqil Siroj
Ali Akbar Marbun
Abun Bunyamin
Muhammad Nuh
Nazaruddin Umar
Abdul Ghofur Maimoen
Bahaudin Nur Salim

Katib Aam: Said Asrori
Katib:
Muhammad Afifudin
Hilmi Muhammad
Lutfi bin Muhammad Alatos
Abdul Hofir Rozin
Asrorun Niam Soleh

(knv/tor)