Cerita Warga Gagal Vaksin Booster karena Belum Terima e-Ticket

Mulia Budi - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 13:40 WIB
Vaksin booster di Manggarai, Jaksel.
Vaksinasi booster di Manggarai, Jaksel. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Vaksinasi booster atau dosis ketiga sudah dimulai sejak kemarin. Vaksinasi di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, warga yang hendak mengikuti vaksin booster mengalami kendala e-ticket PeduliLindungi.

"Jadi kalau kita mau vaksin booster atau yang ketiga itu harus punya e-ticket-nya. Jadi dari PeduliLindungi itu nanti kita periksa, kita lihat itu ada sudah terdaftar vaksin pertama, vaksin kedua dan di bawahnya itu ada e-ticket untuk vaksin ketiga, baru bisa ikut vaksin ketiga atau booster tadi," ujar salah satu warga, Sri Djuarsih, di lokasi vaksinasi, kantor Kelurahan Manggarai, Kamis (13/1/2022).

"Tapi, karena aku belum ada, belum ada e-ticket-nya jadi ditunda, masih belum bisa gitu kan, jadi ditunda dulu seperti itu," sambungnya.

Padahal Sri berharap bisa segera mendapat vaksin booster. Dia menunggu e-ticket PeduliLindungi agar bisa menerima vaksin booster.

"Haduh... kan pengin ya segera gitu, kenapa nggak bisa. Gitu kan. Tapi, ya sudah berhubung yang namanya peraturan, kan harus kita taati, harus kita laksanakan. Nah, mau tidak mau, ya kita tunda dulu beberapa bulan mungkin," tuturnya.

Warga lain bernama Syarifuddin juga merasakan hal sama dengan Sri. Dia terpaksa menunda vaksin booster karena tidak memiliki e-ticket PeduliLindungi.

"Belum ada e-ticket-nya, belum ada e-ticket dari PeduliLindungi, jadi nggak boleh, nggak bisa," ujar Achmad.

"(Terkendala) di e-ticket-nya aja. Ya namanya kita sering bantu ini, kan interaksi, kita kan banyak dengan orang, mau nggak mau, pengin gitu kan," ujarnya.

Sri dan Syarifuddin merupakan warga Kelurahan Manggarai sekaligus pengelola Ruang Publik Terbuka Anak (RPTRA) Pesona Manggarai. Mereka turut membantu menjadi petugas dalam kegiatan vaksinasi tersebut.

Dokter penanggung jawab kegiatan vaksin di Kelurahan Manggarai, Rachma Dewi, mengatakan vaksinasi booster wilayah Manggarai untuk pertama kali dilaksanakan hari ini. Pihaknya menyediakan kuota 30 vaksin booster jenis Pfizer, namun hanya 7 yang terpakai.

"Kalau dosis 1-nya itu Sinovac aja buat anak sekolah yang 6 tahun ke atas sama masyarakat umum. Kalau dosis 2-nya itu ada yang Sinovac dosis 2 ada yang AstraZeneca dosis 2. Jadi ada dua jenis vaksin. Kalau yang ketiganya itu buat booster itu kita Pfizer kalau yang dosis 1-nya itu dosis 1 sama dosis 2 Sinovac kuotanya itu sekitar 100-120 orang. Kalau yang Astra cuma 10 orang, kalau yang Pfizer kita buka sampai 30 orang," ujar Rachma Dewi.

"Hari ini khusus buka di kantor lurah karena mau ada booster juga.Yang booster baru pertama kali sebelumnya diadainnya di Kecamatan Tebet Timur. Kan dimulainya tanggal 12, tanggal 13-nya baru ke kelurahan ini. (Vaksin booster) dari 30 masih 7, masih banyak," tuturnya.

Dia menjelaskan persyaratan untuk mendapat vaksin booster. E-ticket PeduliLindungi, sebut Rachma, menjadi salah satu kendala yang sering ditemui.

"Cuma memang kan persyaratannya juga nggak gampang, harus dosis 1 duanya harus Sinovac, terus harus sudah jeda 6 bulan, sama di aplikasi PeduliLindungi harus udah keluar e-ticket. Kebanyakan tuh pada belum keluar e-ticket-nya, jadinya pada belum bisa daftar," ucapnya.

(idn/idn)