Bamsoet Ajak BKPRMI Sosialisasikan 4 Pilar MPR ke Remaja Masjid

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 20:22 WIB
Bamsoet
Foto: MPR RI
Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi langkah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) melakukan berbagai kegiatan sosial di masyarakat. Salah satunya membangun Taman Kanak-Kanak (TK) Al-Qur'an di daerah terdampak bencana erupsi Gunung Semeru.

"Kiprah BKPRMI tidak hanya di Indonesia. Melalui metode cepat baca Al-Qur'an dengan Iqro, BKPRMI telah go internasional. Metode Iqro merupakan karya KH As'ad Humam dan telah digunakan oleh berbagai lembaga pendidikan formal maupun nonformal," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (12/1/22).

"Metode Iqro mulai dikenalkan di BKPRMI pertama kali di acara Pelatihan Manajemen Dakwah tahun 1989 dan dikukuhkan pada Munas ke-5 BKPRMI di Surabaya sebagai Gerakan Nasional Baca Tulis Al-Qur'an," imbuhnya.

Saat menerima kedatangan pengurus BKPRMI, Ketua DPR RI ke-20 ini turut mendukung kiprah BKPRMI yang aktif memberikan pelatihan kewirausahaan kepada para anggotanya. Bahkan, dari sana telah melahirkan lebih dari 20 ribu wirausaha. Mulai dari yang memproduksi parfum, pembersih dan perlengkapan lain yang dibutuhkan masjid.

"Jumlah masjid dan musala di Indonesia tercatat sekitar 800 ribu. Fungsi masjid/musala sebagai basis pembinaan akhlak dan moral umat, dapat disinergikan sebagai basis pembinaan kewirausahaan khususnya bagi generasi muda," ujarnya.

"Mengingat masih rendahnya tingkat kewirausahaan di Indonesia, yang menurut Kementerian Koperasi dan UKM, pada tahun 2020 lalu tercatat jumlahnya baru mencapai 3,5 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia yang mampu mencapai 5 persen dan Singapura 7 persen. Atau negara Asia lainnya seperti China yang mencapai 10 persen dan Jepang dengan 11 persen," jelas Bamsoet.

Melihat banyaknya energi positif yang diberikan, Bamsoet pun meminta BKPRMI bersama MPR RI untuk aktif memberi vaksinasi ideologi kepada remaja di Indonesia. Menurutnya, berdasarkan catatan Badan Intelijen Negara (BIN), remaja berusia 17-24 tahun merupakan kelompok usia yang menjadi target utama penyebaran paham radikalisme.

Sebab selain energik dan penuh semangat, pada rentang usia tersebut, mereka masih dalam proses pencarian jati diri, sehingga masih relatif mudah dipengaruhi.

"Karenanya BKPRMI bersama MPR RI akan aktif memberikan vaksinasi ideologi berupa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada generasi muda bangsa, khususnya di kalangan remaja masjid. Sehingga bisa melahirkan generasi bangsa yang nasionalis sekaligus religius," pungkas Bamsoet.

Sebagai informasi, pengurus BKPRMI yang hadir terdiri dari Ketua Umum Said Aldi Al Idrus, Bendahara Umum Neneng Anita Tursia, Direktur Nasional LPPSDM Nanang mubarok, dan Direktur Nasional LPPTKA Gunawan HS di Jakarta, Rabu, 12 Januari 2022. BKPRMI sendiri telah berdiri sejak tahun 1991 lalu. Organisasi ini tercatat telah melahirkan sekitar 7 juta santri. (ncm/ega)