Siswi SMP di Maros Dicekoki Miras-Diperkosa Pria Baru Dikenal

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 18:22 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Maros -

Siswi SMP berusia 14 tahun di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), diperkosa oleh pria yang baru saja dikenalnya lewat media sosial (medsos). Korban dicekoki minuman keras (miras) lebih dulu sehingga tak sadarkan diri saat diperkosa.

"Kronologisnya kenal di sosmed," kata Kasat Reskrim Polres Maros AKP Haris Sumarsono kepada detikcom, Rabu (12/1/2022).

Terduga pelaku pemerkosaan diketahui berinisial IL (19). Dia melakukan aksinya di sebuah rumah di Kecamatan Moncongloe, Maros, sekitar pukul 03.00 Wita, dini hari tadi.

"Awalnya (korban-terduga pelaku) janjian ketemuan di Makassar," kata Haris.

Haris menyebut korban dan terduga pelaku memang merencanakan bertemu setelah saling kenal di medsos. Saat menemui korban, IL ditemani rekannya berinisial JN (21).

Setelah pertemuan itu, korban meminta diantar pulang ke rumahnya. Namun korban tak langsung diantar pulang karena dibawa lebih dulu ke rumah IL di kawasan BTP, kota Makassar.

"Di depan rumah pelaku ternyata diajak minum (miras) dulu. Korban diancam kalau tidak minum tidak diantar pulang. Akhirnya minum 1 botol," kata Haris.

"Korban sudah mulai teler tapi pelaku beli lagi 1 botol. Akhirnya korban dibonceng tiga ke rumah teman pelaku (JN) di Moncongloe," imbuh Haris.

Haris mengatakan JN langsung ke luar rumah mencari makan saat di tiba Moncongloe. Sementara IL langsung memperkosa korban yang sudah tak sadarkan diri karena pelaku memang sudah merencanakan aksinya sejak awal.

"Kalau direncanakannya itu mulai diberikan minuman. Memang mau dikerjai pada saat diberikan minum itu, sudah berencana," tutur Haris.

Dikatakan Haris, korban saat sadarkan diri mendapati IL sedang mengelap cairan sperma di tubuhnya. Korban lalu berteriak histeris.

Saat dibawa pulang ke rumahnya, korban langsung melaporkan kejadian pemerkosaan itu ke orang tuanya. Orang tua korban lantas melapor ke polisi.

"Korban merasakan kesakitan di kemaluan akhirnya melapor ke orang tua dan orang tuanya melaporkan juga ke kami sehingga dilakukan penangkapan," pungkas Haris.

(hmw/mud)