Pertama Kali Ada Pengurus Perempuan PBNU, Ini Penjelasan Gus Yahya

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 14:46 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di Istana Kepresidenan Bogor. Gus Yahya datang untuk melaporkan hasil Muktamar ke-34 NU beberapa waktu lalu di Lampung.
Gus Yahya (Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengajak sejumlah tokoh perempuan dalam kepengurusan PBNU periode 2022-2027. Alasannya, Gus Yahya menilai ada kebutuhan mendesak dari PBNU.

"Sejak awal didirikan sebenarnya tidak ada pembatasan di PBNU. Sekarang tokoh perempuan dimasukkan karena memang ada kebutuhan yang mendesak," kata Gus Yahya saat membacakan susunan kepengurusan PBNU 2022-2027 di Jakarta, Rabu (12/1/2022).

Dia beranggapan keterlibatan sejumlah tokoh perempuan di PBNU guna menuntaskan permasalahan yang berkaitan dengan isu perempuan. Oleh karena itu, dalam kepengurusannya, nama besar seperti Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jawa Timur dan Alissa Wahid, putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dirasa patut diikutsertakan.

"Ada masalah-masalah besar terkait isu perempuan. Kita ajak tokoh perempuan yang paling tangguh dan kuat, seperti ibu Khofifah yang nanti akan kita andalkan juga Ibu Alissa," kata Gus Yahya.

Dalam kesempatan yang sama, Alissa Wahid, menilai langkah yang diambil Gus Yahya merupakan terobosan penting. Sebab, NU menjadi ruang yang sangat besar bagi para perempuan untuk berkegiatan.

"Sejak awal NU kita sadari ruang perempuan sangat besar. Selama ini tokoh-tokoh perempuan NU tidak hanya mengurusi kiai, tapi juga pondok putri juga pengajian dan kegiatan di ruang publik juga banyak diurusi Bu Nyai," ujar putri Alissa.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa turut mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, peran perempuan NU harus diperkuat sehingga dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM).

"Saya mencontohkan kalau ada 10 ibu di Jatim (Jawa Timur), 7 adalah muslimat dan 5 di antaranya biasanya kurang mampu. Ini menjadi proses peningkatan IPM yang harus diprioritaskan NU," kata Khofifah.

Sebagai informasi, sejumlah tokoh perempuan yang masuk kepengurusan PBNU ialah Nyai Nafisah Sahal Mahfudz, Nyai Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Nyai Mahfudloh Ali Ubaid, Nyai Nafisah Ali Masum, Nyai Badriyah Fayumi, Nyai Ida Fatimah Zaenal, Khofifah Indar Parawansa, serta Alissa Qotrunnada Wahid.

Seperti diketahui, Gus Yahya selaku Ketua Umum PBNU mengumumkan daftar pengurus PBNU periode 2022-2027 hari ini. Sejumlah tokoh nasional seperti eks Ketua Umum (Ketum) PBNU Said Aqil Siroj hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar masuk kepengurusan.

Adapun jabatan Sekjen PBNU periode 2022-2027 dijabat oleh Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Selain itu, diketahui ada dua politikus yang masuk kepengurusan, yakni Nusron Wahid dari Golkar sebagai Waketum PBNU dan H Maming dari PDIP sebagai Bendahara Umum PBNU.

Simak pengurus lengkap PBNU 2022-2027 di halaman selanjutnya.

Simak Video: Alasan Gus Yahya Libatkan Politikus di Kepengurusan PBNU

[Gambas:Video 20detik]