Hari Dharma Samudera 15 Januari 2022, Ini Sejarahnya

Salma Rafifa Aprillya - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 13:50 WIB
Hari Dharma Samudera diperingati pada tanggal 15 Januari tiap tahunnya. Bagaimana sejarah awal terbentuknya?
Hari Dharma Samudera 15 Januari 2022, Ini Sejarahnya (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Hari Dharma Samudera diperingati pada tanggal 15 Januari tiap tahunnya. Hari Dharma Samudera diperingati untuk mengenang pertempuran yang terjadi di Laut Arafuru antara tentara Indonesia melawan Belanda.

Selain itu, Hari Dharma Samudera juga memperingati peristiwa heroik dalam sejarah Angkatan Laut yang ditunjukkan untuk para pelaut di bawah kepemimpinan Yos Sudarso. Hal tersebut merupakan peristiwa penting dalam sejarah RI.

Maka dari itu, penting untuk memperingati Hari Dharma Samudera. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai Hari Dharma Samudera, simak rangkuman informasi berikut ini.

Sejarah Hari Dharma Samudera

Melansir situs Pemkot Tegal, Hari Dharma Samudera diperingati untuk mengenang pertempuran heroik di laut arafuru yang terjadi pada tanggal 15 Januari 1962. Dalam pertempuran tersebut, Angkatan Laut Indonesia di bawah kepemimpinan Yos Sudarso mempertahankan Irian Barat agar tidak jatuh ke tangan Belanda.

Pada 15 Januari 1962, 3 kapal cepat RI berjuang untuk merebut Irian Barat dari tangan penjajah Belanda. 3 kapal tersebut memiliki tugas infiltrasi mendaratkan pasukan di Kaimana, Papua Barat.

Adapun 3 kapal cepat RI tersebut adalah:

  1. Kapal RI Macan Tutul
  2. Kapal RI Macan Kumbang
  3. Kapal RI Harimau

Ketiga kapal cepat itu tiba-tiba diikuti oleh 2 pesawat terbang Belanda, disusul dua kapal musuh berjenis Destroyer dan Freegat. Pesawat terbang dan kapal musuh tersebut menembakkan peluru tajam dan suar ke ketiga kapal cepat RI.

Dalam keadaan darurat tersebut, Komodor Yos Sudarso yang berada di kapal RI Macan Tutul mengambil alih pimpinan, ia segera memerintahkan tembakan balasan dan melakukan manuver perlawanan untuk mengecoh musuh. Hal tersebut membuat tembakan musuh di pusatkan pada kapal RI Macan Tutul dan dua kapal lainnya dapat diselamatkan.

Perlawanan gigih Komodor Yos Sudarso beserta Anak Buah Kapal (ABK) RI Macan Tutul dilakukan dengan semangat pantang menyerah, tetapi karena kalah persenjataan membuat pertempuran menjadi tidak seimbang. Peristiwa tersebut mengakibatkan tenggelamnya kapal RI Macan tutul dan gugurnya Komodor Yos Sudarso beserta sekitar 25 ABK kapal RI Macan Tutul.

Simak halaman selanjutnya untuk mengetahui peringatan Hari Dharma Samudera tahun ini.