DPD Diminta Jadi Saluran Aspirasi Ponpes se-RI, LaNyalla: Kami Siap!

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 17:53 WIB
Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pesantren Indonesia (DPP IPI) meminta DPD RI menjadi saluran aspirasi bagi pondok pesantren di seluruh Indonesia.
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pesantren Indonesia (DPP IPI) meminta DPD RI menjadi saluran aspirasi bagi pondok pesantren di seluruh Indonesia. Menurut Ketua Umum DPP IPI, KH Abdul Muhaimin aspirasi tersebut berkembang di internal organisasinya.

"Kami sudah berdiri di 34 provinsi dan 402 cabang. Ada 10 ribu pesantren yang berafiliasi dengan kami. Kami ingin DPD RI menjadi saluran aspirasi pondok pesantren," ujar Abdul Muhaimin dalam keterangan tertulis, Selasa (11/1/2022).

Ia menjelaskan selama ini ponpes selalu menjadi komoditas politik sesaat saja oleh partai politik. Itu sebabnya Abdul Muhaimin menilai DPD RI adalah saluran aspirasi yang murni yang akan memperjuangkan aspirasi pondok pesantren.

"Kami tak ingin pondok pesantren dimanfaatkan secara elektoral saja oleh partai politik. Kami melihat DPD RI adalah saluran tepat yang murni bisa memperjuangkan aspirasi kami," ujar Abdul.

Hal lain yang disampaikan adalah jika DPP IPI juga mendukung langkah gerak DPD RI yang begitu concern terhadap kerajaan. IPI juga bergerak melakukan penguatan kerajaan Nusantara.

"Kami juga concern terhadap kerajaan Nusantara. Sejauh ini IPI juga berkolaborasi dengan kerajaan Nusantara," kata dia.

Abdul Muhaimin juga berharap pesantren dapat didorong beradaptasi pada era 4.0. Salah satu penguatannya pada aspek perekonomian. Menurutnya pesantren memiliki potensi yang begitu besar sebagai simpul ekonomi masyarakat di daerah.

Permintaan itu disampaikan Abdul Muhaimin saat bertemu Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menanggapi hal itu, LaNyalla mengapresiasi langkah DPP IPI. Menurutnya, DPD siap menjadi saluran aspirasi bagi pondok pesantren.

"Kami siap menjadi saluran aspirasi pondok pesantren. Jangan sampai pondok pesantren dimanfaatkan sesaat saja untuk kepentingan politik," ungkap LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu berharap pesantren dapat mengembangkan segala potensi yang dimilikinya untuk melakukan penguatan ekonomi masyarakat.

"Pesantren punya potensi kuat untuk penguatan perekonomian umat. Saya mendorong pesantren mengambil peran tersebut," ucap LaNyalla.

(akn/ega)