Survei: Mayoritas Responden Nilai Polri Tegas Tindak Anggota Pelanggar

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 16:26 WIB
Ilustrasi Mabes Polri
Foto: Ilustrasi Mabes Polri (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis hasil survei terkait sikap Polri terhadap personel yang melakukan pelanggaran. Hasilnya, sebanyak 56,5 persen responden menilai Polri tegas dalam menindak anggotanya yang melakukan pelanggaran.

Survei Indikator Politik Indonesia digelar pada 6-11 Desember 2021. Populasi survei tersebut adalah warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas, atau mereka yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum.

Penarikan sampel survei Indikator menggunakan metode multistage random sampling. Total sampel 2020 responden, dengan sampel basis sebanyak 1.220 orang yang tersebar proporsional di 34 provinsi, serta dilakukan penambahan sebanyak 800 responden di Jawa Timur.

Berikut hasil survei IPI:

Sangat tegas 4,6 persen
Cukup tegas 51,9 persen
Kurang tegas 31,7 persen
Tidak tegas sama sekali 4,1 persen
Tidak tahu/tidak jawab 7,7 persen

Hasil survei Indikator Politik Indonesia terkait ketegasan Polri kepada anggota pelanggar aturan, Minggu (9/1/2022). Foto: Hasil survei Indikator Politik Indonesia. (dok. Istimewa)

Berdasarkan survei IPI, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri pada Desember 2021 mengalami penurunan. Persentase tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri turun 6 persen dibandingkan November 2021.

Dimintai konfirmasi terpisah, Burhanuddin menyebut para responden memiliki alasan tersendiri mengapa mereka percaya atau tidak percaya kepada Polri. Alasannya pun ada berbagai macam.

Burhanuddin mengungkapkan alasan responden yang percaya, paling tinggi persentasenya karena menilai Polri dapat menjaga keamanan. Sementara alasan responden yang tidak percaya, tertinggi persentasenya lantaran ada oknum polisi pungli.

"Yang warna biru ditanyakan kepada responden yang percaya. Alasan percayanya kenapa. Jawaban spontan dari responden yang percaya polisi. Paling banyak itu menilai karena polisi bisa menjaga keamanan, 18,7 persen," papar Burhanuddin saat dihubungi detikcom pada Selasa (11/1/2022).

"Yang warna merah ditanyakan kepada responden yang mengaku tidak percaya polisi. Paling banyak tidak percaya itu karena ada polisi pungli, 5,9 persen," imbuhnya.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia soal alasan percaya atau tidak percaya kepada Polri.Hasil survei Indikator Politik Indonesia soal alasan percaya atau tidak percaya kepada Polri. (dok. Istimewa)
(zak/fjp)