Bikin Macet, Puluhan PKL di Depan RS UKI Cawang Bakal Direlokasi

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 14:35 WIB
Ilustrasi tenda-tenda PKL Tanah Abang
Ilustrasi PKL (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) akan merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di depan RS UKI, Cawang. Relokasi dilakukan karena PKL di sana membuat situasi lalu lintas macet.

"Salah satunya itu (bikin macet)," kata Lurah Cawang Didik Diarjo saat dihubungi, Selasa (11/1/2022).

Didik menuturkan relokasi juga dalam rangka penertiban dan penataan trotoar. Dia menyebut ada juga sejumlah aduan dari masyarakat akses keluar masuk RS UKI menjadi terhambat karena keberadaan PKL.

"Karena kan pertama sesuai penetapan (Perda) 2007 mengganggu ketertiban umum dan kita lakukan penataan trotoar," tuturnya.

"Ada beberapa aduan sebetulnya pada waktu itu beberapa kali aduan, beberapa tahun dan masih seperti itu saja. Jadi mungkin ini langkah konkret dari kita untuk kita menata PKL yang ada di depan RS UKI. Karena juga okupansi dari RS turun drastis karena pintu masuk 1 dan dua jadi orang-orang yang pengin berobat ke RS UKI juga kadang-kadang terhambat," lanjutnya.

Didik menyampaikan ada puluhan PKL yang akan direlokasi. Rencananya mereka akan direlokasi ke lokasi binaan (lokbin) Cililitan dan Susukan.

"Rencana sekitar 20-21 yang terdaftar. Rencananya akan di pindahkan ke lokbin Cililitan dan Susukan," ucapnya.

Lebih lanjut Didik tak menampik rencana relokasi ini menuai pro dan kontra para PKL. Dia mengatakan rencana relokasi masih dalam proses. Didik menyebut pihaknya akan mencari solusi terbaik untuk mereka.

"(Rencana pemindahan) kita data dulu, masih dalam proses kok, masih ada rapatnya, masih belum ditentukan kapan tapi kita sudah ke arah sana. Kemarin ada yang setuju ada yang nggak, pro-kontra kan biasa kita kan cari solusi yang terbaik buat mereka juga," imbuhnya.

(dek/jbr)