Pencarian Warga Hanyut Saat Mancing Terkendala Cuaca dan Medan Sungai Ciapus

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 11:21 WIB
Pencarian korban hanyut Sungai Ciapus (dokumentasi Rescue Damkar Kabupaten Bogor)
Pencarian korban hanyut Sungai Ciapus (Foto: dok. Rescue Damkar Kabupaten Bogor)
Jakarta -

Pencarian hari kedua pria hanyut di Sungai Ciapus, Minggu (9/1), berlanjut. Petugas tim SAR gabungan mengaku terkendala cuaca yang tidak menentu.

Petugas gabungan menyebut perlu mengantisipasi apabila hujan turun di hulu sungai. Sebab, bisa menimbulkan peningkatan debit air dalam waktu singkat.

"Jadi memang tim berhati-hati sekali. Mengingat kondisi cuaca yang memang fluktuatif, bisa berubah setiap saat. Khawatir ada hujan deras di hulu sungai," ujar Komandan Peleton Rescue Damkar Kabupaten Bogor Diki Muttaqin, Selasa (11/1/2022).

Selain faktor cuaca, pencarian terkendala medan sungai. Banyaknya bebatuan dan titik-titik sungai yang dalam harus membuat tim SAR gabungan berhati-hati.

"Kondisinya arus sungai memang juga banyak bebatuan juga. Sebagian tim juga menyusur aliran sungai. Emang harus ekstrahati-hati dan beberapa titik juga ada titik yang memang cukup dalam," lanjutnya.

Pencarian dilakukan dengan cara menyelami titik awal korban terseret arus. Selain itu, dilakukan penyisiran sungai menggunakan pelampung dan perahu karet.

Sungai Ciapus diketahui bermuara di Sungai Cisadane dengan titik akhir alirannya di pintu 10 Tangerang.

Pencarian korban dilanjutkan hari ini dengan menyusuri lebih jauh aliran Sungai Ciapus.

"Hari ketiga ini rencana diperpanjang lagi sampai mungkin ke jarak yang lebih jauh," pungkas Diki.

(dwia/dwia)