TB Hasanuddin Ungkap Penyebab Oknum TNI Kerap Lakukan Pidana ke Masyarakat

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 08:30 WIB
Oknum TNI AL diduga memukul driver ojek online (ojol). Akibatnya, kantor Polsek Pamulang, Tangerang Selatan digeruduk puluhan driver ojol.
Foto: Tangkapan Layar

Senada dengan Hasanuddin, anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar, Dave Laksono, meminta POM AU mengusut kejadian tersebut. Dia juga memastikan pihaknya akan mempertanyakan kepada pihak TNI terkait kelanjutan persoalan tersebut.

"Sebaiknya diperiksa oleh POM AL apa penyebab keributan tersebut, dan lihat dimana unsur pidananya. Kita harus bedah ini kasus perkasus, karena beda-beda kan, tidak bisa disama-ratakan. Tentunya akan kita bahas, kita akan menanyakan seberapa jauh proses hukum dan penyidikan terhadap pihak terkait," tuturnya.

Untuk diketahui, oknum anggota TNI AL, Mayor B, yang diduga memukul driver ojek online (ojol) di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), ditahan. Penahanan dilakukan oleh POM AL untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

"Ya ditahan untuk diperiksa lebih lanjut," kata Kadispen AL Laksamana Pertama Julius Widjojono saat dimintai konfirmasi, Senin (10/1/2022).

Julius mengungkapkan, B merupakan perwira menengah TNI AL berpangkat mayor. Dia menyebut B berdinas di Mabes AL.

"Berdinas di Mabes AL. (Pangkat) pamen," ujarnya.

Terkait hal ini, Julius menekankan arahan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono agar prajurit TNI AL tidak menyakiti hati rakyat. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada oknum TNI AL yang lolos jeratan hukum jika terbukti bersalah.

"Sesuai arahan Kasal, 'jangan sakiti hati rakyat, tidak boleh ada kekerasan, baik di dalam, apalagi dengan rakyat. Dan tidak ada anggota TNI AL yang lolos dari jerat hukum apabila terbukti bersalah, pasti dihukum," jelas Julius.

Julius mengatakan POM AL masih melakukan pendalaman. Dia belum menyampaikan secara jelas kronologi kejadian tersebut.

"Kronologis masih didalami agar jelas penjatuhan hukumannya," ucapnya.


(maa/dwia)