Menkes: Transmisi Omicron Lebih Tinggi dari Delta, tapi Rawat Inap Rendah

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 16:05 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Budi Gunadi Sadikin (Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan kenaikan transmisi virus Corona varian Omicron jauh lebih tinggi dari Delta. Akan tetapi, kata Budi, jumlah orang yang dirawat jauh lebih rendah.

"Kami juga ingin menyampaikan ke masyarakat bahwa memang kenaikan transmisi Omicron akan jauh lebih tinggi dari Delta, tetapi yang dirawat jauh lebih sedikit," kata Budi saat jumpa pers virtual, Senin (10/1/2022).

Oleh sebab itu, Kemenkes telah menyiapkan strategi penanganan pasien Corona. Budi menyebut penanganan pasien akan difokuskan ke perawatan di rumah.

"Sehingga strategi layanan dari Kementerian Kesehatan akan digeser yang sebelumnya fokus ke rumah sakit sekarang fokusnya ke rumah. Karena akan banyak orang yang terkena dan tidak perlu ke rumah sakit," tutur dia.

Penelitian Gejala Omicron

Lebih lanjut, Budi juga memaparkan hasil penelitian Omicron terhadap pasien positif saat ini. Dia menyebut sebagian besar pasien hanya dirawat di rumah.

"Kementerian Kesehatan telah melakukan penelitian untuk ke-414 pasien Omicron ini, apa gejalanya, gejala apa yang hanya perlu dirawat di rumah, which is sebagian besar akan begitu. Gejala seperti apa dirawat di isolasi terpusat seperti Wisma Atlet, gejala seperti apa yang masuk ke rumah sakit. Mana yang sedang dan mana yang berat," katanya.

Simak video 'Luhut: Tren Kenaikan Kasus Corona Disebabkan Pelaku Perjalanan Luar Negeri':

[Gambas:Video 20detik]