13 Remaja di Makassar Serang Warga Usai Termakan Hoax, Korban Ditebas Samurai

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 14:09 WIB
13 Remaja di Makassar serang warga karena termakan hoax. (Hermawan/detikcom)
Foto: 13 Remaja di Makassar serang warga karena termakan hoax. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

13 Remaja menyerang wilayah perumahan warga di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga memicu 3 korban luka-luka disabet samurai. Aksi para pelaku itu dipicu berita bohong atau hoax bahwa salah satu rekan mereka tewas dibunuh.

"Para pelaku termakan berita bohong bahwa ada salah satu teman mereka yang dibunuh hingga dibuang ke laut," ujar Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar pada Senin (10/1/2022).

Penyerangan tersebut dilakukan di wilayah Perumahan Hartaco, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Jumat (7/1) sekitar pukul 05.00 Wita. Informasi bohong bahwa salah satu rekannya tewas dibunuh tersebut beredar dengan cepat.

"Berita bohong beredar di antara kelompok itu dari mulut ke mulut terjadi dengan cepat," ungkap Lando.

"Sehingga pada saat itu di antara remaja-remaja ini sedang duduk-duduk di Kampung Lapping termakan hoax sehingga melakukan penyerangan," lanjut Lando.

Para terduga pelaku menyerang sejumlah remaja di kawasan perumahan sehingga para korban terluka akibat sabetan samurai.

"3 Orang korban mengalami luka terkena senjata tajam pada bagian tangan kiri dan kanan dan terkena busur," tutur Lando.

Selain melukai tiga orang, kelompok terduga pelaku juga melakukan perusakan sepeda motor.

"Motor korban ada yang dirusak dan ada yang dibakar dan dibuang ke kanal," tutur Lando.

Setelah kejadian, polisi langsung melakukan penyelidikan. Aparat Jatanras Polrestabes Makassar dan Resmob Polsek Tamalate kemudian menangkap 13 terduga pelaku.

Para terduga pelaku di antaranya adalah Farhan (19), MA (17), Irsandi (18), Irsal (18), Fitra (18), MAN (17) dan AL (17). Kemudian terduga pelaku bernama Rusdianto (18), TR (17), Dadang (18), Nasran (20), Aksan (20), dan Raihan (18).

Simak video 'Miris! Kasus Kekerasan Anak di Makassar Meningkat Drastis':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)