Dihadang Warga, Tempat Hiburan Malam di Deli Serdang Gagal Ditutup

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 14:20 WIB
Penutupan tempat hiburan malam di Deli Serdang dihalangi warga sekitar
Warga hadang penutupan tempat hiburan malam di Deli Serdang (Foto: Ahmad Arfah)
Deli Serdang -

Penutupan tempat hiburan malam Sky Garden oleh petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP gagal dilakukan. Gagalnya penutupan karena dihadang sejumlah warga sekitar.

Pantauan detikcom, Senin (10/1/2022), petugas meninggalkan lokasi pukul 11.00 WIB usai anggota Komisi A DPRD Sumut, Subandi, melakukan dialog dengan pihak Sky Garden. Dalam dialog itu, Subandi menyebut kondisi sudah tidak kondusif.

"Kondisi sudah tidak kondusif," kata Subandi saat dialog.

Subandi kemudian meminta kepada pihak Sky Garden untuk menunjukkan surat izin dari lokasi hiburan malam itu. Surat itu, kata Subandi, akan dibawa untuk dikaji.

Usai berdialog, Subandi menyebut kedatangan tim ke lokasi karena banyaknya aduan masyarakat terhadap lokasi Sky Garden ini. Subandi mengatakan pihaknya akan segera memanggil pengelola dari Sky Garden

"Yang jelas yang hadir disini adalah tim terpadu yang dikomandoi pemerintah Sumatera Utara. Tim bergerak karena banyaknya pengaduan. Oleh sebab itu kita panggil mereka, sesegera mungkin," ujarnya.

Di lokasi terpisah, Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto mengatakan rencana penutupan Sky Garden ini sesuai rapat bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Untuk itu dilakukan tindakan oleh tim gabungan.

Hendro menyayangkan penutupan terhadap Sky Garden ini gagal dilakukan. Hendro mempertanyakan peran Pemkab Deli Serdang atas gagalnya penutupan ini.

"Kita pertanyakan langkah yang diambil Pemkab Deli Serdang. Sudah jelas penutupan ini merupakan hasil dari rapat bersama Gubernur, tapi Pemkab Deli Serdang sebagai leading sector, tidak menjalankan dengan benar," ujar Hendro.

Hendro mengatakan penutupan ini dilakukan karena lokasi tempat hiburan malam ini diduga tidak memiliki izin mendirikan bangunan. Selain itu, kata Hendro, sudah beberapa kali terjadinya orang yang meninggal dunia karena diduga over dosis penggunaan narkoba di lokasi ini.

"Diduga karena izin dan diduga ada kasus OD," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, warga menghadang personel gabungan yang hendak melakukan penutupan di lokasi hiburan malam Sky Garden. Warga melakukan penghadangan dengan alasan di lokasi itu mereka bekerja.

"Kami mencari makan di Sky Garden, ada yang nyapu dan lain lain. Kalau ini ditutup kami mau makan dari mana," ucap warga saat menghalangi petugas.

(afb/mud)