Penutupan Tempat Hiburan Malam di Deli Serdang Dihadang Warga

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 11:00 WIB
Penutupan tempat hiburan malam di Deli Serdang dihalangi warga sekitar
Penutupan tempat hiburan malam di Deli Serdang dihalangi warga sekitar. (Ahmad Arfah/detikcom)
Deli Serdang -

Sejumlah petugas gabungan hendak menutup tempat hiburan malam Sky Garden di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Namun langkah mereka dihalangi warga sekitar.

Pantauan detikcom di lokasi pada Senin (10/1/2022), pukul 10.25 WIB, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP ini sudah berada di depan pintu masuk Sky Garden. Personel gabungan ini masih bersiap untuk memasuki lokasi Sky Garden.

Di lokasi ada juga sejumlah warga yang ingin menghadang aksi dari petugas. Terlihat ada sejumlah anak di bawah umur yang juga dibawa oleh warga di lokasi.

Warga yang melakukan penghadangan terhadap petugas terlihat bernyanyi di lokasi. Mereka juga menyampaikan penolakan jika lokasi Sky Garden ditutup.

"Kami mencari makan di Sky Garden, ada yang nyapu dan lain lain. Kalau ini ditutup kami mau makan dari mana," ucap warga saat menghalangi petugas.

Sebelumnya, saat apel persiapan personel, Asisten Administrasi Umum Pemprov Sumut Muhammad Fitriyus mengatakan ada 700 personel yang diturunkan untuk menutup sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Medan, Deli Serdang, Binjai, dan Langkat. Fitriyus mengatakan tempat hiburan ini akan ditutup secara permanen karena meresahkan masyarakat.

"Secara permanen, artinya tidak beroperasi sama sekali, tentu ada tahapan-tahapan, ada mekanisme yang kita tempuh," ujar Fitriyus.

Fitriyus mengatakan untuk memastikan lokasi hiburan malam ini tetap tutup, akan dibangun posko yang akan dijaga oleh personel gabungan. Fitriyus menyebut tempat hiburan ini harus ditutup sesuai instruksi dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

"Hari ini kita ke lapangan, kita membuat posko secara terpadu di lokasi untuk mengawasi itu. Tugas kita adalah tugas untuk bangsa dan negara, kita negara tidak boleh kalah oleh siapa pun," ujarnya.

(afb/mud)