Vaksin Booster Gratis Atau Bayar? Ini Penjelasan Kemenkes

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 13:13 WIB
Vaksin Booster Gratis Atau Bayar? Ini Penjelasan Kemenkes
Vaksin Booster Gratis Atau Bayar? Ini Penjelasan Kemenkes (Foto: Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Vaksin booster gratis atau bayar jadi tanda tanya yang banyak dicari tahu masyarakat. Kementerian Kesehatan sebelumnya menyampaikan bahwa vaksin booster direncanakan akan dimulai pada 12 Januari 2022 mendatang.

"Saya ingin meng-update,vaksinasi booster sudah diputuskan oleh Bapak Presiden akan jalan tanggal 12 Januari, ini diberikan ke golongan dewasa di atas 18 tahun sesuai rekomendasi WHO," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam siaran pers, Senin (3/1/2022).

Lalu apakah vaksin booster gratis atau bayar? Berikut penjelasan Kemenkes yang perlu diketahui.

Penjelasan Apakah Vaksin Booster Gratis Atau Bayar

Melansir dari laman resmi Sehat Negeriku Kemenkes, vaksinasi booster dilakukan dengan dua mekanisme, yakni berbayar maupun gratis.

Untuk vaksinasi non-program pemerintah atau mandiri, akan diberlakukan pembayaran. Meski begitu pemerintah belum menetapkan besaran harga vaksinasi booster.

Adapun daftar harga yang saat ini beredar bukanlah tarif dalam negeri, melainkan tarif di luar negeri. Pemerintah masih memproses penetapan harga yang melibatkan berbagai pihak, seperti Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Belum ada biaya resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi di Jakarta, Selasa (4/1).

Syarat Pemberian Vaksin Booster

Syarat utama penerima vaksinasi booster adalah masyarakat dengan kategori dewasa. Adapun berikut sejumlah syarat penerima vaksinasi booster gratis atau bayar yang perlu diperhatikan:

  1. Berusia di atas 18 tahun
  2. Telah divaksinasi dosis lengkap, dengan jangka waktu lebih dari 6 bulan
  3. Berada di kabupaten/kota yang sudah memenuhi kriteria vaksinasi, yaitu:
    a. 70 persen vaksinasi pertama
    b. 60 persen vaksinasi kedua

Menurut data, ada 244 kabupaten/kota yang memenuhi kriteria pelaksanaan vaksin booster. Disebutkan ada 21 juta penduduk Indonesia yang masuk kategori penerima vaksin booster.

Adapun untuk penerima vaksinasi booster tanpa biaya, berikut 3 kelompok yang akan diprioritaskan:

1. Lansia
2. Peserta BPJS Kesehatan Kelompok PBI
3. Kelompok rentan lainnya, seperti kelompok komorbid dengan immunicompromised

Sementara untuk vaksinasi mandiri dapat dibiayai oleh perorangan atau badan usaha dan dapat dilakukan di RS BUMN, RS Swasta maupun klinik swasta.

Kini informasi soal apakah vaksin booster gratis atau bayar sudah diketahui. Untuk jenis dan informasi soal KIPI dalam vaksin booster juga dapat dilihat di halaman selanjutnya.