Respons Hanura soal Anak Pepen Singgung Koalisi dengan Partai Orange

Eva Safitri - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 08:14 WIB
Ketua DPP Hanura
Inas Nasrullah Zubir (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Putri Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Ade Puspitasari, menyebut jika 'partai kuning' dan 'orange' berkoalisi, partai warna lain akan kandas di Pemilu 2024. Partai Hanura merespons hal tersebut.

Untuk diketahui, partai yang lekat dengan warna orange atau oranye saat ini adalah PKS dan Hanura. Logo PKS berwarna oranye, sedangkan tulisan Hanura di logo partainya serta baju partai itu berwarna oranye pula.

Wakil Ketua Dewan Penasehat Hanura Inas Nasrullah Zubir mengatakan pihaknya belum membicarakan koalisi. Dia menyebut pilpres masih jauh.

"Pilpres masih jauh," kata Inas kepada wartawan, Minggu (9/1/2022).

Lagipula, kata Inas, Hanura tidak lolos ke parlemen. Sehingga menurutnya tidak mungkin berkoalisi.

"Dan Hanura nggak punya kursi DPR-RI, jadi nggak mungkin berkoalisi," ujarnya.

Ade Puspitasari yang sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Bekasi sebelumnya menyebut saat ini 'kuning' yang identik dengan warna Partai Golkar sedang diincar. Siapa yang mengincar? Ade tidak menjelaskan secara gamblang.

"Memang ini kuning sedang diincar, kita tahu sama tahu siapa yang mengincar kuning," kata Ade.

Dia pun berseloroh 'kuning' ini akan berkoalisi dengan 'orange' pada 2024. Ade menyebut, jika koalisi itu terjadi, warna lain mati.

"Tapi nanti di 2024 jika kuning koalisi dengan orange, matilah yang warna lain," ujar Ade sambil disambut tepuk tangan peserta seperti dilihat dalam video itu.

Simak Video 'KPK Bantah Pernyataan Putri Pepen soal OTT Bermuatan Politis!':

[Gambas:Video 20detik]