Narasi 'OTT Pepen Pembunuhan Karakter' Ditepis Firli Bahuri

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 09 Jan 2022 20:31 WIB
Proses pelantikan 1.271 pegawai KPK jadi ASN curi perhatian publik. Ketua KPK Firli Bahuri pun angkat suara terkait proses pelantikan para pegawai KPK tersebut.
Ketua KPK Firli Bahuri. (Andhika Prasetia/Detikcom)
Jakarta -

Ade Puspitasari, anak Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi alias Pepen menyebut bahwa operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap ayahnya merupakan sebuah pembunuhan karakter. Ketua KPK Firli Bahuri pun menepis hal tersebut.

Ihwalnya, anggapan itu disampaikan Ade saat agenda pelantikan Pengurus Kecamatan Partai Golkar Se-Kota Bekasi pada Sabtu (8/1) lalu. Ade menyebut OTT itu adalah cara untuk mencoreng nama baik ayahnya.

"Saksinya banyak, stafnya yang di rumah itu saksi semua. Bagaimana Pak Wali dijemput di rumah, bagaimana Pak Wali hanya membawa badan. KPK hanya membawa badan Pak Wali, tidak membawa uang sepeser pun," katanya.

"Logikanya, OTT, saya ada transaksi, 'Bang saya serahkan (uang)'. Saya ke-gap, benar nggak? Ini tidak ada, bahwa Pak Wali (Pepen) beserta KPK tidak membawa uang dari pendopo. Uang yang ada di KPK itu uang yang di luaran dari pihak ketiga, dari kepala dinas, dari camat, itu pengembangan, tidak ada OTT, memang ini pembunuhan karakter," ujar Ade.

Ade Tuduh OTT KPK Bermuatan Politis

Secara gamblang, Ade menilai bahwa Partai Golkar yang berwarna identik kuning itu sedang diincar. Bahkan, dia menyebut penangkapan ayahnya oleh KPK bermuatan politis.

"Memang ini kuning sedang diincar. Kita tahu sama tahu siapa yang mengincar kuning. Tapi nanti di 2024, jika kuning koalisi dengan oranye, matilah yang warna lain," ujar Ade.

Ade mengaku pernyataannya itu hanya sebagai bentuk motivasi dan mendongkrak semangat kade Golkar Kota Bekasi.

"Bahwa yang saya sampaikan adalah motivasi dan suplementasi kepada kader agar tidak terusik oleh bisingnya gerakan destruktif terhadap kader Golkar Kota Bekasi," kata Ade saat dihubungi detikcom.

Firli bantah KPK terlibat praktik politis di halaman selanjutnya..