PK Dikabulkan, Vonis Bupati Pakpak Bharat Jadi 4 Tahun

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 22:32 WIB
Kepanjangan KPK hingga Tugas-tugas Lembaga Antikorupsi Itu
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK melaksanakan putusan peninjauan kembali (PK) terpidana Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu yang sebelumnya divonis 7 tahun penjara. Kini vonis Remigo Yolando telah dipotong menjadi 4 tahun karena terbukti salah menerima suap.

"Jaksa Eksekusi KPK, Kamis (6/1) telah melaksanakan putusan MA yang berkekuatan hukum tetap dengan Terpidana Remigo Yolanda Berutu," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (7/1/2022).

Putusan itu berdasarkan putusan MA Nomor 408 PK/Pi.Sus/2021 tanggal 15 November 2021 Jo putusan Pengadilan Tipikor pada PN Medan Nomor : 17/Pid.Sus.TPK/2019/PN. Mdn tanggal 25 Juli 2019.

"Dalam amar putusan Peninjauan Kembali ini, Terpidana tetap dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan dipidana penjara selama 4 tahun dikurangi dengan lamanya masa penahanan yang telah dijalani," kata Ali.

Selanjutnya, Ali menyebut Remigo Yolanda juga dikenai pencabutan hak politik selama 2 tahun. Pencabutan itu terhitung sejak terdakwa selesai menjalani hukuman pidana.

"Pidana tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 2 tahun terhitung setelah selesai menjalani pidana pokok," katanya.

Diketahui, KPK menetapkan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (RYB) sebagai tersangka. Remigo diduga menerima duit suap Rp 550 juta.

"Saudara RYB diduga menerima Rp 550 juta dari perantara pada 3 kesempatan, tanggal 16 November sebeaar Rp 150 juta, kemudian 17 November Rp 250 juta, kemudian yang tadi malam 5 menit sebelum jam 12 saudara RYB menerima Rp 150 juta," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam jumpa pers di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Minggu (18/11/2018).

Remigo diduga menerima duit suap terkait proyek Pemkab Pakpak Bharat. Remigo menerima pemberian suap dari orang dekatnya yang bertugas mengumpulkan dana.

(dwia/dwia)