Golkar: Cuitan Ferdinand Hutahaean Rendahkan Tuhan, Beda dengan Gus Dur

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 13:01 WIB
Ketua DPP Golkar Ace Hasan (Tsarina/detikcom)
Foto: Ketua DPP Golkar Ace Hasan (Tsarina/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily menekankan cuitan 'Allahmu lemah' Ferdinand Hutahaean berbeda dengan pernyataan Presiden ke-4 RI, Gus Dur soal 'Allah tidak perlu dibela'. Ace mengatakan Ferdinand Hutahaean merendahkan Tuhan.

"Beda lah pernyataan Almarhum Gus Dur yang menyatakan 'Tuhan tidak perlu dibela' dengan cuitan Ferdinand Hutahaean tentang 'Allahmu lemah'," kata Ace saat dihubungi, Jumat (7/1/2022).

Ace mengatakan pernyataan Gus Dur justru menekankan Tuhan Maha Kuasa. Sedangkan, cuitan Ferdinand Hutahaean menurutnya memiliki arti merendahkan.

"Gus Dur menyampaikan pernyataan itu untuk menegaskan kemahakuasaan Tuhan sehingga tidak perlu dibela. Gus Dur menyampaikan itu justru menunjukkan penghargaan beliau terhadap kemajemukan keyakinan masing-masing. Apa yg dilakukan Ferdinand Hutahaean dengan menyebut 'Allahmu lemah' memiliki tendensi merendahkan Tuhan agama lain yang dinilai olehnya lemah. Seharusnya dia tidak boleh menyebut seperti itu kalau dia menghargai keyakinan orang lain, apapun keyakinan dan agamanya," jelasnya.

"Jadi, jelas sekali apa yang disampaikan Almarhum Gus Dur dan cuitan Ferdinand Hutahaean justru bertolak belakang," lanjutnya.

Lebih jauh, Ketua DPP Partai Golkar ini menilai Ferdinand Hutahaean juga terlalu jauh masuk ke dalam Ketuhanan orang lain. Dia menyarankan agar Ferdinand Hutahaean banyak membaca buku Gus Dur.

"Yang menyamakan pernyataan keduanya jelas tidak tepat. Kalau Gus Dur kan seorang cendekiawan muslim yang berpengaruh dan mumpuni ilmunya sebagai seorang Kyai dan Ulama. Sehingga apa yang disampaikannya dilandasi kedalaman filosofis. Lebih baik baca lagi deh bukunya Gus Dur," ujarnya

"Ferdinand Hutahaean terlalu masuk ke dalam keyakinan orang lain, dan apalagi menyebut hal yang sensitif yaitu soal ketuhanan. Saya berpesan kepada Ferdinand Hutahaean agar lebih berhati-hati dalam bermedia sosial. Jangan menyinggung hal-hal yang sensitif. Biarkan itu menjadi keyakinan masing-masing dan saling menghargai," imbuh dia.

Meski begitu, Ace juga berpesan agar semua pihak tidak berlebihan merespons cuitan Ferdinand Hutahaean.

"Namun, bagi saya, merespons cuitan Ferdinand Hutahaean ini juga jangan terlalu berlebihan. Mungkin hal ini disebabkan keterbatasan pengetahuan dia tentang agama dan etika sosial dalam kerukunan umat beragama," tuturnya.

Untuk diketahui, saat ini memang ramai diperbincangkan mengenai cuitan 'Allahmu ternyata lemah' Ferdinand Hutahaean. Ferdinand kemudian dilaporkan ke Bareskrim Polri atas cuitannya tersebut.

Atas ramainya kasus tersebut, Ketua PP GP Ansor Luqman Hakim meminta cuitan 'Allahmu ternyata lemah' Ferdinand Hutahaean tak disamakan dengan pernyataan Gus Dur. Luqman mengatakan Gus Dur tak pernah menghakimi Tuhan yang diyakini seseorang keadaannya lemah sehingga harus dibela.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Simak Video: Kasus 'Allahmu Lemah' Ferdinand Hutahaean Naik ke Penyidikan

[Gambas:Video 20detik]