Kala Anies-Ahok-Ganjar Dilaporkan ke KPK

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 07:01 WIB
Jakarta -

Sejumlah kepala daerah hingga pejabat kelas menteri dilaporkan ke KPK terkait dugaan kasus korupsi. Ada nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri BUMN Erick Thohir hingga Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang dilaporkan terkait kasus korupsi. Mengenai kasus apa?

Laporan itu dilaporkan oleh Poros Nasional Pemberantasan Korupsi atau PNPK yang mengklaim sebagai konsorsium gerakan masyarakat sipil antikorupsi. Mereka menyambangi KPK pada hari ini sembari menyebut nama-nama lain seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang diklaim terlibat soal sejumlah perkara korupsi.

Sejumlah pejabat yang dilaporkan oleh Adhie Massardi dkk itu beberapa diantaranya telah angkat bicara. Berikut ini simak laporan Adhie Massardi Cs terhadap sejumlah kepala daerah dan menteri.


Adhie Massardi Laporkan Ahok ke KPK

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dilaporkan ke KPK. Pelaporan itu disebut berkaitan dugaan tindak pidana korupsi semasa Ahok menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Pelaporan itu dilakukan oleh Poros Nasional Pemberantasan Korupsi atau PNPK, yang mengklaim sebagai konsorsium gerakan masyarakat sipil antikorupsi. Mereka menyerahkan dokumen hasil penelitian terkait korupsi yang diklaim melibatkan Ahok saat menjabat Wagub dan Gubernur DKI Jakarta.

"Salah satunya pembelian RS Sumber Waras, pembelian tanah sendiri di Cengkareng, kemudian ada CSR, dan reklamasi dan lain-lain. Ini dokumen-dokumen yang kami berikan itu tidak seberapa dibandingkan dengan yang sudah dimiliki KPK," ucap Adhie Massardi selaku Presidium PNPK saat ditemui di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2022).

Dia mengaku sudah mengadukan perihal itu melalui Unit Pengaduan Masyarakat KPK. Dia turut menunjukkan surat tanda terima pengaduan itu.

Adhie mengklaim perkara-perkara itu sebenarnya sudah ada di KPK. Dia berharap Ketua KPK saat ini Firli Bahuri bisa mengentaskan persoalan itu ke publik.

"Kemudian yang paling gampang sebetulnya kasus korupsinya Ahok. Kasus korupsinya Ahok ini sudah di sini paling gampang, kenapa paling gampang? Karena dari teman-teman di KPK tinggal mengeluarkan dari freezer, kemudian ditaruh di microwave 10 menit, sudah bisa disantap, jadi sudah siap saji. Cuma karena di-freezer-kan di sini oleh komisioner lama, kami berharap KPK pimpinan Pak Firli ini bisa lebih jelas melakukan pemberantasan korupsi," ucap Adhie.

Sementara itu, Ahok saat dimintai tanggapan enggan berbicara banyak.

"Ngapain ditanggapin. Nanti dapat pemberitaan mereka. Semua yang dituduhkan sudah pernah diperiksa dan tuntas," kata Ahok ketika dihubungi detikcom secara terpisah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga Menko Marves Luhut Pandjaitan juga dilaporkan. Selengkapnya halaman berikutnya.