Massa Demo Driver Ojol Bubar, Jalan Medan Merdeka Barat Kembali Dibuka

Wildan Noviansyah - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 17:14 WIB
Jakarta -

Massa demonstrasi driver ojek online (ojol) di sekitar Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat (Jakpus), telah membubarkan diri. Jalan Medan Merdeka Barat yang sempat ditutup kini dibuka lagi.

Pantauan detikcom, Rabu (5/1/2022), massa mulai membubarkan diri pukul 15.33 WIB. Mereka bergerak ke Jalan Medan Merdeka Selatan setelah melakukan audiensi dengan pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kapolres Metro Jakpus, Kombes Hengky Haryadi, mengingatkan massa aksi membubarkan diri setelah tuntutan disampaikan ke Kemenhub.

"Karena itu (tuntutan) sudah diterima, saya imbau untuk pemimpinnya di sini segera, agar kita bisa buka lagi jalan ini," kata Hengky.

Lebih lanjut, Hengky mengimbau penanggung jawab aksi membubarkan kerumunan, menilai kasus Omicron di Jakarta saat ini tengah meningkat.

"Sekarang Omicron sedang meningkat tajam di Jakarta naik level menjadi level dua. Kemudian sekarang sudah menjadi kerumunan dan mengambil hak orang lain karena jalan ditutup," kata Hengky.

Massa driver ojol di sekitar Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakpus telah membubarkan diri. Jalan Medan Merdeka Barat yang sempat ditutup kini dibuka lagi. (Wildan N/detikcom)Foto: Wildan N/detikcom

Massa membubarkan diri usai polisi memberi imbauan. Mereka bergerak ke parkiran IRTI di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Setelah itu, Jalan Medan Merdeka Barat kemudian dibuka lagi sekitar pukul 15.58 WIB. Kawat berduri yang sebelumnya dipasang di bawah JPO dekat Patung Kuda kemudian dibuka.

Selain itu, kendaraan taktis polisi yang sebelumnya diparkirkan di tengah jalan tampak meninggalkan lokasi. Lalu lintas kendaraan yang melintas ramai lancar, baik dari arah Jalan MH Thamrin menuju Harmoni maupun sebaliknya.

Sebagai informasi, sebelumnya Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdar) Kemenhub, Budi Setiyadi, menemui massa aksi. Dia mengajak massa berdiskusi demi revisi bersama Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 12 Tahun 2019.

"Untuk memasukkan dan merespons pemikiran teman-teman sekalian, saya mengajak untuk diskusi, kita lakukan revisi Permenhub 12," kata Budi.

(jbr/jbr)