Ketua DPD Dukung Jokowi Tandatangani 3 Perjanjian RI dengan Singapura

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 15:22 WIB
Ketua DPD RI LaNyalla
Foto: DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung rencana Presiden Joko Widodo untuk merealisasikan penandatangan tiga kesepakatan bersejarah antara Indonesia dan Singapura. Dari tiga kesepakatan tersebut, dua di antaranya sudah digagas sejak tahun 2007 silam.

Antara lain kerja sama pertahanan dan perjanjian ekstradisi. Kemudian satu lagi adalah kesepakatan yang tergolong baru, yakni Flight Information Region (FIR).

"Ketiga perjanjian tersebut, khususnya dua yang sudah digagas cukup lama sangat penting bagi kedaulatan dan kemandirian Indonesia sebagai suatu negara. Terutama menyangkut perjanjian ekstradisi bagi kejahatan keuangan dan ekonomi," tandas LaNyalla dalam keterangan tertulis, Rabu (5/1/2022).

LaNyalla menjelaskan, selama ini Indonesia mengalami kesulitan dalam melakukan penindakan kejahatan maupun ekstradisi karena belum adanya perjanjian dengan negara tetangga tersebut.

"Isu ini memang cukup sensitif. Karena itu, meskipun sudah digagas dalam kesepahaman sejak 2007, tapi sampai sekarang belum terealisasi. Karena itu saya dukung penuh upaya Presiden Jokowi mewujudkan rencana itu," tuturnya.

Seperti diketahui, perjanjian ekstradisi Indonesia-Singapura ini dirancang pada tahun 2007 dengan pola retroaktif atau berlaku surut selama 15 tahun. Pemberlakuan asas retroaktif itu disebabkan berbagai hal. Diantaranya karena banyak pelaku kejahatan di Indonesia pada masa lalu yang telah menjadi warga negara Singapura.

Akan tetapi sejak perjanjian tersebut digagas, hingga hari ini Singapura dan Indonesia belum juga menemui titik temu untuk merealisasikannya melalui penandatanganan.

(ncm/ega)