Kronologi Kasus Jual Beli Perkara Eks Sekretaris MA hingga Kasasi Ditolak

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 05 Jan 2022 10:06 WIB
Eks Sekretaris MA Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono kembali jalani sidang virtual. Sidang itu digelar terkait kasus suap-gratifikasi yang menjerat keduanya
Eks Sekretaris MA Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi jaksa KPK dan Nurhadi-Rezky Herbiyono di kasus korupsi gratifikasi. MA tetap menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara dan menolak menjatuhkan uang pengganti Rp 83 miliar.

Berikut kronologi kasus Nurhadi yang dirangkum detikcom, Rabu (5/1/2021):

2011-2016
Nurhadi menjadi Sekretaris MA. Selama kurun tersebut, Nurhadi melakukan serangkaian perbuatan yang diduga bagian tindak pidana korupsi. Belakangan, jaksa KPK menangkapnya atas dugaan di atas.

Mei 2016
Rumah Nurhadi di Jalan Hang Lekir, Jaksel, digeledah KPK.

11 Februari 2020
KPK menetapkan Nurhadi dan Rezky sebagai DPO.

Juni 2020
Nurhadi dan Rezky ditangkap di persembunyiannya di sebuah rumah di Simprug, Jaksel. Keduanya lalu digiring ke gedung KPK.

Oktober 2020
Nurhadi-Rezky mulai diadili di PN Jakpus. Keduanya didakwa menerima suap terkait perkara yang sedang diadili di pengadilan. Nilai suap mencapai puluhan miliar rupiah.

2 Maret 2021
Jaksa KPK menuntut:
-Nurhadi dan Rezky bersalah melanggar Pasal 11 UU Tipikor
-Pidana penjara ke Nurhadi selama 12 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan
-Pidana penjara ke Rezky selama 11 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan
-Nurhadi dan mantunya itu untuk membayar uang pengganti Rp 83 miliar.

Lihat Video: Rintangi Penyidikan Nurhadi, Ferdy Yuman Divonis 4 Tahun Bui

[Gambas:Video 20detik]