Napi yang Kabur dari Lapas Sumsel Terpidana Narkoba 9 Tahun Bui

Prima Syahbana - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 12:20 WIB
Riansyah, napi kasus narkoba yang kabur dari Lapas Empat Lawang, Sumsel.
Napi kasus narkoba yang kabur dari Lapas di Sumsel (Foto: dok. istimewa)
Palembang -

Seorang napi bandar narkoba di Lapas Kelas II-B Empat Lawang, Sumatera Selatan, Riansyah, kabur dari penjara saat izin salat. Pria yang sebelumnya divonis 9 tahun penjara dalam kasus narkoba jenis ganja itu awalnya dituntut 7 tahun penjara.

Tuntutan tersebut disampaikan JPU dalam sidang di Pengadilan Negeri Lahat, Sumsel. Menurut JPU, Riansyah terbukti bersalah menanam atau memiliki 6 (enam) batang pohon tanaman ganja dengan masing-masing panjang lebih-kurang 120 cm.

"Menyatakan Terdakwa Riansyah telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menanam-memiliki narkotika golongan I dalam bentuk tanaman sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 111 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana yang didakwakan dalam surat dakwaan pada dakwaan kedua," kata JPU dalam tuntutannya dilihat detikcom di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Lahat.

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Riansyah dengan pidana penjara selama 7 (tujuh) tahun penjara dikurangi selama Terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah Terdakwa tetap di tahan dan denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara," sambungnya.

Namun tuntutan JPU tersebut berbeda dengan putusan yang dijatuhkan majelis hakim. Dalam sidang putusan yang digelar pada Rabu (15/12/2021), Riansyah dijatuhi vonis 9 tahun penjara.

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 9 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka akan diganti pidana penjara selama 3 (tiga) bulan," kata majelis hakim.

Sebelumnya, seorang napi kasus narkoba di Lapas Kelas II-B Empat Lawang, Sumatera Selatan, Riansyah kabur. Dia lolos dari penjagaan tiga petugas lapas dengan modus hendak salat.

"Iya benar, seorang napi kasus narkoba kabur saat salat Zuhur," kata Kepala Lapas Kelas II-B Empat Lawang Ridwantoro ketika dimintai konfirmasi detikcom, Senin (3/1).

Ridwan mengatakan Riansyah kabur pada Sabtu (1/1/2022). Riansyah, yang telah menjalani masa tahanan enam bulan di lapas tersebut, divonis kurungan penjara 9 tahun oleh putusan hakim.

Meski demikian, Ridwan mengakui kelalaian anak buahnya tersebut. Ketiga petugas yang berjaga saat kejadian napi kabur tersebut saat ini masih dalam pemeriksaan dan akan segera dijatuhi sanksi.

"Sampai sekarang kami terus mengejar napi yang kabur tersebut. Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian memburu keberadaannya," jelas Ridwan.

Simak juga 'Diupah Rp 100 Ribu/gram, Pria di Kendari Edarkan Sabu Jaringan Lapas':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)