ADVERTISEMENT

Driver Ojol-Staf Kampus Jadi Korban Investasi Bodong Rp 10 M di Makassar

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 11:23 WIB
Warga di Makassar tertipu investasi bodong Rp 10 miliar. (Hermawan/detikcom)
Warga di Makassar tertipu investasi bodong Rp 10 miliar. (Hermawan/detikcom)

Karaeng Sija mengaku tergiur bisnis Algopacks karena memang dijanjikan keuntungan yang sangat besar oleh pelaku bernama Hamsul.

"Saya tanya beliau, kenapa besar sekali penghasilannya, saya dengar Rp 1 miliar per bulan. Dia bilang begini caranya Aji, dia panggil saya Aji, (dia bilang) ketika kita tanam saham atau banyak modal, maka cepat sekali penghasilan per bulan," kata Karaeng Sija.

"Ibarat gaji Rp 10 juta, bisa dapat sehari Rp 10 juta. Jadi kalau 1 bulan kali 30 Rp 300 juta, sedikit itu. Bisa sampai Rp 1 miliar dan dia perlihatkan rekening Rp 1 miliar, jadi kita tertarik karena ada bukti," lanjut Sija.

Sija mengaku tergiur sehingga tanpa berpikir dua kali langsung menggadaikan dua BPKB mobil miliknya senilai Rp 180 juta.

"Itu Januari 2019. Saya gadaikan BPKB Avanza sama Agya. Cuma setahun berjalan, tidak ada hasilnya," tutur Karaeng Sija.

Diberitakan sebelumnya, tiga terlapor dalam kasus ini bernama Siti Suleha (32), Hamsul (39), dan Sulfikar (39). Sementara itu, korban berjumlah 19 orang dengan total kerugian mencapai Rp 10 miliar.

Para pelaku beraksi sejak April 2020 dengan mengajak korban berinvestasi tambang digital. Sebanyak 19 korban penipuan investasi bodong ini menderita kerugian beragam, mulai dari Rp 3,5 juta hingga Rp 5,6 miliar.


(hmw/nvl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT