Fenomena Pesohor Adopsi Boneka Arwah tapi Bukan untuk Horor

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 04 Jan 2022 07:36 WIB
close up girl toy doll face flay lay
Ilustrasi Boneka Arwah (Foto: Getty Images/iStockphoto/Михаил Руденко)
Jakarta -

Fenomena spirit doll atau boneka arwah belakangan ramai diperbincangkan. Sejumlah selebriti mengaku mengasuh boneka arwah seperti anak sendiri, dengan diberi makan dan minum.

Par selebriti juga mulai mempamerkannya ke publik melalui media sosial. Tetapi, tak jarang sebagian masyarakat melihat seseorang yang merawat spirit doll ini memiliki gangguan jiwa. Sebab, para pemilik spirit doll memperlakukan boneka mereka layaknya anak atau bayi manusia.

Asal-usul Boneka Arwah

Dilansir dari BBC, fenomena boneka arwah bermula di Thailand pada 2016. Orang-orang ramai mengadopsi boneka yang dinilai memiliki aura supranatural ini.

Di Thailand, boneka arwah ini punya sebutan 'luk thep', secara harfiah artinya adalah malaikat anak. Mereka percaya bahwa boneka ini membawa keberuntungan. Boneka ini dimanjakan oleh pemiliknya seolah-olah anaknya sendiri.

Didoakan oleh biksu

Selain dimanjakan, biasanya setelah membeli boneka arwah ini, pemiliknya akan membawanya ke seorang biksu untuk dibacakan doa. Doa ini dimaksudkan untuk mendatangkan keberuntungan. Namun ada juga yang menganggap doa ini untuk mengundang arwah masuk ke boneka.

Uniknya, tren boneka arwah di Thailand ini justru ditanggapi positif oleh industri penerbangan di sana. Misalnya, Thai Smile Airways yang membolehkan boneka mendapatkan kursi, makanan ringan, dan minuman mereka sendiri. Kendati demikian, tren ini sempat mendapat protes dari Otoritas Penerbangan Thailand.

Tren ini juga ditanggapi oleh restoran mewah di Thailand. Boneka arwah juga bisa mendapatkan tempat duduk dan makanannya sendiri.

Bagaimana pendapat MUI soal Boneka Arwah? Baca di halaman selanjutnya:

Lihat juga Video: Ini Penampakan Koleksi Boneka Arwah Furi Harun

[Gambas:Video 20detik]