Gandeng KPU, BPIP Bakal Sosialisasi Nilai-nilai Pancasila Selama Pemilu

Anggi Muliawati - detikNews
Senin, 03 Jan 2022 16:18 WIB
Refleksi akhir tahun BPIP
Foto: Anggi Muliawati/detikcom
Jakarta -

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berencana menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mensosialisasi nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat, terutama calon-calon pemimpin. BPIP berharap ke depan calon pemimpin dapat memiliki sikap yang mencerminkan ideologi Pancasila.

"Pemilu itu salah satu pemilihan pimpinan nasional, amanah juga dari nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai ini harus masuk kepada pemimpin-pemimpin nanti yang akan dipilih oleh masyarakat," kata Deputi Hubungan Antarlembaga Komunikasi Sosialisasi dan Jaringan BPIP Prakoso saat refleksi akhir tahun 2021 di gedung BPIP, Jalan Veteran III, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (3/1/2022).

Prakoso mengatakan penanaman nilai-nilai Pancasila tersebut bertujuan untuk menciptakan pemimpin yang dapat membawa Indonesia menjadi negara yang lebih besar lagi, dan lebih berdaya saing lagi. Sosialisasi, kata Prakoso, akan dilakukan sampai Pemilu selesai.

"Maka nilai-nilai Pancasila yang menjadi kesepakatan bersama dalam berbangsa dan bernegara harus dibawa pimpinan nanti, maka BPIP dan KPU menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila ke seluruh masyarakat, sampai rakyat Indonesia menentukan pilihan," ujarnya.

Prakoso mengatakan untuk sosialisasinya sendiri nantinya akan disampaikan melalui massa. Dengan sasaran seluruh warga negara Indonesia (WNI).

"Sasarannya pasti seluruh Indonesia, jadi kita dalam pemilu itu sosialisasinya melalui media massa," ujarnya.

Lebih lanjut, Prakoso mengatakan, dalam pemilu sebelumnya, penerapan ideologi Pancasila dinilai telah cukup bagus. Namun, menurutnya, tetap harus diperkuat kembali, dan ditanamkan terus-menerus.

"Sebelumnya sudah bagus penerapannya tapi kan harus dikuatkan, ideologi harus udah kuat terus, ideologi harus tertanam, yang tadinya anak-anak jadi dewasa, dewasa jadi tua, itu kan terus menerus lahir, jadi warga negara berideologi Pancasila terus-menerus," tuturnya.

(dek/dek)