ADVERTISEMENT

Korem 061 Tepis Brigjen Achmad Fauzi Abuse of Power Datangi Habib Bahar

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 02 Jan 2022 11:48 WIB
Screenshot Video Habib Bahar dengan Orang yang Disebut Brigjen TNI Achmad Fauzi
Foto: Screenshot Video Habib Bahar dengan Orang yang Disebut Brigjen TNI Achmad Fauzi
Jakarta -

Pengacara Habib Bahar bin Smith, Aziz Yanuar, menyebut tindakan Brigjen TNI Achmad Fauzi mendatangi kliennya sebagai bentuk abuse of power. Kapenrem 061 Surya Kencana Mayor Infantri Ermansyah menepis anggapan itu.

Ermansyah mengatakan kedatangan komandannya adalah bentuk tanggung jawab terhadap wilayah yang dijaga. Dia menilai wajar.

"Ya nggaklah bisa-bisa dia aja. Itu kan rasa tanggung jawab Danrem setiap ada permasalahan di mana pun wajar dong menyambangi toh baik-baik juga," kata Ermansyah kepada wartawan, Minggu (2/1/2022).

Dia menegaskan kedatangan komandannya bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai bentuk mengingatkan.

"HBS karena merasa salah kali jadi takut padahal kita bukan menakut-nakuti hanya mengingatkan dia aja baik-baik," ujarnya.

Ermansyah lantas menjelaskan kedatangan komandannya itu menyampaikan pesan agar Habib Bahar tidak membawa unsur provokatif dalam ceramah. Apalagi jika menyinggung KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

"Pertama, kedatangan Danrem itu, menyampaikan pesan kepada Habib Bahar perihal isi ceramahnya yang viral karena, menyinggung institusi kami. Nah Danrem menyampaikan kalau ke depan dalam ceramah, janganlah ada unsur provokatif, menyinggung institusi kami apalagi menjelekkan dan menghina pimpinan kami Jenderal TNI Dudung Abdurahman ini akan meresahkan masyarakat Itu yang disampaikan," katanya.

Selain menyampaikan itu, Ermansyah menyebut kehadiran Danrem 061 Surya Kencana untuk sosialisasi mengajak masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan agar tetap tenang dan nyaman.

Ermansyah mengatakan seorang ulama seharusnya berceramah dengan memberikan pesan damai kepada umat. Tidak menyinggung hal-hal lain.

"Harusnya seorang ulama apabila ceramah juga dapat memberikan ketenangan kedamaian untuk umat, bukan sebaliknya atau malah ngurusin prajurit yang di Papua ini sangat tidak tepat menurut kami," jelasnya.

Ermansyah mengajak semua pihak saling menjaga ketertiban dan tidak provokatif.

"Kemarin Danrem juga didampingi dengan anggota Koramil setempat. Kehadiran itu bertujuan untuk mengajak dan saling menjaga ketertiban dan keamanan bersama-sama tidak ada untuk menakut nakuti masyarakat seperti yang diviralkan. Bagaimana pun juga ketertiban dan kondusivitas wilayah adalah tanggung jawab kami," tutup Ermansyah.

Sebelumnya, pengacara Habib Bahar, Aziz Yanur, menyebut tindakan TNI itu sebagai abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan). Aziz menyebut anggota TNI yang mendatangi Habib Bahar bin Smith adalah Brigjen TNI Achmad Fauzi selaku Komandan Korem 061/Surya Kencana.

"Bahwa tindakan Komandan Korem 061/ Surya Kencana Brigjen TNI Ahmad Fauzi yang mendatangi Habib Bahar bin Smith di pondok pesantrennya diduga membuat takut warga sekitar Pondok Pesantren merupakan suatu bentuk abuse of power," ujar Aziz dalam keterangannya, Sabtu (1/1/2022).

Tindakan Brigjen Achmad Fauzi, sebut Aziz, sangat dikhawatirkan dapat mencederai hubungan baik antara TNI dan rakyat. Aziz juga menyinggung terkait adanya dugaan ancaman ke Habib Bahar bin Smith.

"Bahwa dugaan ancaman yang dilakukan Komandan Korem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Ahmad Fauzi yang mengatakan akan menjemput Habib Bahar bin Smith bila tidak memenuhi panggilan Polda Jawa Barat adalah kekeliruan dalam memahami konsep penegakan hukum yang notabene merupakan tugas Polri dan hal tersebut dikhawatirkan dapat merusak criminal justice system di Republik Indonesia," tuturnya.

Simak Video: Momen Debat Panas Habib Bahar-Anggota TNI Bawa-bawa Jenderal Dudung

[Gambas:Video 20detik]



(eva/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT