ADVERTISEMENT

Jenderal TNI Ancam Bubarkan Ceramah Bahar Smith Jika Provokatif

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 01 Jan 2022 17:28 WIB
Screenshot Video Habib Bahar dengan Orang yang Disebut Brigjen TNI Achmad Fauzi
Screenshot video Habib Bahar dengan orang yang disebut Brigjen TNI Achmad Fauzi
Jakarta -

Danrem 061 Surya Kencana Brigjen Achmad Fauzi mengimbau Habib Bahar Smith supaya menyampaikan ceramah yang memberi kedamaian. Dia tak segan akan membubarkan ceramah Habib Bahar jika didapati ada unsur provokatif.

"Danrem menyampaikan alangkah baiknya ceramah seorang ulama seperti HBS dapat memberikan kedamaian kepada semua orang, tidak provokatif, atau menjelekkan institusi. Tentunya hal ini, apabila masih terjadi, kami tidak segan-segan membubarkan ceramah tersebut sesuai ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku dengan melibatkan aparat yang terkait," kata Kapenrem 061 Surya Kencana Mayor Ermansyah melalui keterangan tertulis, Sabtu (1/1/2022).

Ermansyah menjelaskan kedatangan Brigjen Achmad Fauzi seperti dalam video viral untuk menyampaikan pesan terkait isi ceramah Habib Bahar yang juga menyinggung institusi TNI. Dia menyebut Brigjen Achmad mengingatkan Habib Bahar untuk tidak menjelekkan pimpinan mereka, yakni Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

"Pertama, kedatangan Danrem itu menyampaikan pesan kepada Habib Bahar perihal isi ceramahnya yang viral karena menyinggung institusi kami. Nah, Danrem menyampaikan, ke depan, dalam ceramah, janganlah ada unsur provokatif, menyinggung institusi kami, apalagi menjelekkan dan menghina pimpinan kami, Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Ini akan meresahkan masyarakat. Itu yang disampaikan," ujarnya.

Selain menyampaikan pesan, Ermansyah menyebut kehadiran Brigjen Achmad juga untuk sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Menurut Ermansyah, selaku pimpinan wilayah, Brigjen Achmad mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kestabilan keamanan, ketertiban, dan kedamaian.

Ermansyah menyampaikan, saat menyambangi Habib Bahar, Jenderal Achmad juga didampingi dengan sejumlah anggota. Dia menyebut kehadiran jenderal bintang satu itu bukan untuk menakut-nakuti masyarakat.

"Kemarin Danrem juga didampingi dengan anggota Koramil setempat. Kehadiran itu bertujuan mengajak dan saling menjaga ketertiban dan keamanan bersama-sama. Tidak ada untuk menakut-nakuti masyarakat seperti yang diviralkan. Bagaimanapun, ketertiban dan kondusifitas wilayah adalah tanggung jawab kami," ucapnya.

Pengacara Habib Bahar Nilai Tindakan Danrem 061 Abuse of Power

Pengacara Habib Bahar bin Smith, Aziz Yanuar, sebelumnya menyebut tindakan anggota TNI tersebut bentuk abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan).

"Bahwa tindakan Komandan Korem 061/ Surya Kencana Brigjen TNI Ahmad Fauzi yang mendatangi Habib Bahar bin Smith di pondok pesantrennya diduga membuat takut warga sekitar Pondok Pesantren merupakan suatu bentuk abuse of power," ujar Aziz dalam keterangannya, Sabtu (1/1/2022).

Tindakan Brigjen Achmad Fauzi, sebut Aziz, sangat dikhawatirkan dapat mencederai hubungan baik TNI dengan rakyat. Aziz juga menyinggung terkait adanya dugaan ancaman ke Habib Bahar bin Smith.

"Bahwa dugaan ancaman yang dilakukan Komandan Korem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Ahmad Fauzi yang mengatakan akan menjemput Habib Bahar bin Smith bila tidak memenuhi panggilan Polda Jawa Barat adalah kekeliruan dalam memahami konsep penegakan hukum yang notabene merupakan tugas Polri dan hal tersebut dikhawatirkan dapat merusak criminal justice system di Republik Indonesia," tuturnya.

Simak berita selanjutnya di halaman berikut

Saksikan Video 'Saksi Kasus Ujaran Kebencian Habib Bahar Jadi 50 Orang!':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT