Pengacara Eks Driver Grab Klaim Sudah Damai dengan Penumpang Wanita

Karin Nur Secha - detikNews
Sabtu, 01 Jan 2022 11:37 WIB
Perdamaian Godelfridus Janter eks driver Grab dengan penumpang wanita inisial NT. (Dok Istimewa)
Perdamaian Godelfridus Janter eks driver Grab dengan penumpang wanita inisial NT. (Dok Istimewa)
Jakarta -

Mantan driver Grab dan penumpang wanitanya kini disebut telah berdamai setelah terjadi keributan hingga saling lapor polisi. Hal ini disampaikan oleh pengacara driver Grab.

Driver taksi online itu bernama Godelfridus Janter atau Godelfridus Jantur (GJ) berusia 47 tahun dan penumpang wanita berinisial NT berusia 25 tahun. Pengacara Godelfridus bernama Siprianus Edi Hardum menyatakan kedua belah pihak sudah berdamai.

"Godelfridus Jantur (GJ) dan NT telah berdamai pada Jumat, 31 Desember 2021," kata Siprianus Edi Hardum saat dihubungi wartawan, Sabtu (1/1/2022).

Mereka menyepakati sejumlah hal, dari saling memaafkan hingga mencabut laporan. Kedua belah pihak sepakat untuk tidak melakukan gugatan. Berikut adalah kesepakatan mereka, sebagaimana disampaikan Siprianus:

1. NT dan GJ saling mengakui kesalahan dan saling memaafkan.
2. NT cabut laporannya di Polsek Tambora atas GJ dengan dugaan penganiayaan. Karena itu sejak semalam GJ bisa kembali ke rumahnya. Ia bisa merayakan malam tahun baru bersama keluarga.
3. GJ mencabut laporannya di Polres Jakarta Barat atas NT dkk dengan dugaan pengeroyokan.
4. NT dan GJ saling berjanji untuk tidak melakukan gugatan dan tuntutan secara hukum.
5. Dengan berdamainya mereka, maka saya sebagai Koordinator Kuasa Hukum GJ mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolsek Tambora Polres Jakarta Barat dan jajarannya. Penyelesaian seperti ini merupakan penyelesaian hukum dengan sistem restoractive justice.

detikcom tengah berusaha menghubungi pihak penumpang berinisial NT tersebut. Namun pesan singkat belum berbalas dan panggilan telepon belum diangkat oleh NT.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Godelfridus telah menjadi tersangka kasus penganiayaan penumpangnya, yakni NT, 23 Desember 2021. Lantas, pria itu ditahan polisi. Terjadi penganiayaan, polisi menyebut Godelfridus menendang korban. Keributan terjadi. Korban melapor ke Polsek Tambora, Jakarta Barat, dan akhirnya Godelfridus ditangkap pada 24 Desember 2021.

Selang beberapa hari, Godelfridus melaporkan balik NT ke polisi. Godelfridus mengaku telah dianiaya juga, yakni dikeroyok sampai membuatnya sakit kepala. Diketahui, laporan Godelfridus diterima pihak Polres Jakarta Barat dengan nomor LP/B/1062/XII/2021/SPKT/POLRES METRO JAKARTA BARAT/POLDA METRO JAYA. Laporan tersebut telah diterima pada 26 Desember 2021.

Simak Video 'Polisi Dalami Laporan Balik Driver Taksi Online terhadap Penumpangnya':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/idh)