Respons Nasihat 'Orang Tua', PSI Jamin Giring Tak Sembunyi di Belakang Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 17:12 WIB
Plt Ketum PSI Giring Ganesha berkunjung ke Kantor DPW PSI Jabar di Bandung. Di sana ia bicara terkait rencananya maju dalam kontestasi Pilpres tahun 2024.
Foto: Giring Ganesha (Wisma Putra/detikcom)
Jakarta -

PSI membantah pernyataan Fahri Hamzah yang menyebut sang Ketum Giring Ganesha bersembunyi di belakang Presiden Joko Widodo (Jokowi). PSI menganggap Fahri Hamzah orang tua yang sedang memberikan nasihat kepada anak muda.

"Kami anggap ini seperti nasihat orang tua dengan segudang cerita masa lalu, kepada anak muda yang sangat bersemangat menyambut masa depan. Menurut saya, Bang Fahri nggak nyerang," kata Juru Bicara PSI Ariyo Bimmo kepada wartawan, Jumat (31/12/2021).

Ariyo bahkan mengajak Fahri Hamzah mengikuti perjalanan PSI. Dia menegaskan bahwa PSI merupakan partai pengawal kebijakan-kebijakan pemimpin progresif, seperti Presiden Jokowi.

"Sepertinya Bang Fahri perlu lebih banyak mengikuti perjalanan PSI," ucap Ariyo.

"Partai ini didirikan untuk menjadi yang terdepan mengawal kebijakan-kebijakan pemimpin progresif seperti Pak Jokowi, bukan karena sakit hati kepada satu atau dua orang," imbuhnya.

Lebih lanjut Ariyo menuturkan kader PSI merupakan barisan anak muda yang terinspirasi politik kebijakan. PSI, sebut dia, bukan partai yang memelihara dendam.

"Anak-anak muda ini terinspirasi politik kebajikan. Jadi, sudah jelas tujuannya, mewujudkan cita-cita bersama pemerintahan yang kami dukung, bukan untuk memelihara dendam dan bercocok tanam kekecewaan," terang Ariyo.

Simak selengkapnya pernyataan PSI, melalui Ariyo, di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'Giring Soal Di-DO Paramadina: Saat Anies Rektor, Saya Tak Aktif Lagi':

[Gambas:Video 20detik]



Ariyo menepis PSI bersembunyi. PSI pun percaya bahwa Fahri adalah politisi senior yang kaya akan pengalaman. PSI juga menganggap Waketum Partai Gelora itu tidak memiliki maksud buruk.

"Sekali lagi, tidak benar bahwa kami bersembunyi. Bisa kelihatan kok, paling depan kita. Bikin acara partai benderanya banyak, bahkan ada yang dibakar orang, nggak tahu kenapa," jelas Ariyo.

"Kami percaya, Bang Fahri Hamzah adalah politisi senior yang banyak pengalamannya. Berumah di politik, tentu tidak ada maksud buruk untuk menyampaikan pendapatnya," sambung dia.

Diberitakan sebelumnya, Fahri Hamzah menyoroti pidato Giring soal pembohong pecatan Presiden Jokowi. Fahri menyarankan Giring maju terus, namun jangan sembunyi di balik nama Presiden.

Hal itu disampaikan Fahri Hamzah di akun Twitter resminya, seperti dikutip Jumat (31/12). Mantan Wakil Ketua DPR RI itu meminta Giring menghadapi 'serangan' yang muncul usai menyerang Anies.

"Waktu @Giring_Ganesha nyerang @aniesbaswedan bagus tapi jangan kabur habis itu... Hadapi semua anak panah yang masuk... Lakukan serangan balik... Jangan kabur apalagi sembunyi di balik orang lain... Apalagi pakai nama presiden... Dia gak suka. Dia mau kamu berkelahi sendiri," tulis Fahri Hamzah.

(zak/tor)