ADVERTISEMENT

Pecah Tangis Pelatih Biliar PON Sumut Gegara Malu Dijewer Gubsu

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 10:47 WIB

Akan Lapor Kemendagri-DPRD Sumut

Teguh mengatakan pihaknya juga akan menyampaikan peristiwa ini kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DPRD Sumut. Teguh mengatakan mereka melakukan ini agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi.

Ancam Lapor Polisi

Pengacara Choki lainnya, Gumilar Adityo Nugroho, mengatakan pihaknya bakal melaporkan peristiwa itu ke polisi. Gumilar menyebut laporan itu dilayangkan jika somasi yang menuntut Gubsu Edy meminta maaf tidak direspons. Batas waktu somasi itu hingga Jumat (31/12), pukul 14.00 WIB.

"Kalau kita mengacu ke somasi, itu kan 1x24 jam. Artinya itu besok, di jam 2 siang kita sudah buat LP," ujarnya.

Gumilar mengatakan Edy bisa dituntut secara pidana. Dalam somasi yang dilayangkan, Gumilar menyebut pihaknya telah menuliskan pasal yang dilanggar Edy karena menjewer Choki di depan umum.

"Pasal 310 KUHPidana tentang Penghinaan dan Undang-Undang HAM, itu sangat memungkinkan," tutur Gumilar.

Tanggapan Edy

Edy pun merespons ancaman pelaporan terhadap dirinya itu. Edy mengatakan tidak mungkin dia dilaporkan.

"Apanya yang dilaporin, ya, nggak lah. Laporan itu kan ada syaratnya," jelas Edy.

Alasan Edy Jewer Choki

Choki) dijewer dan diusir Gubsu saat acara pemberian tali asih pada Senin (27/12). Video aksi Edy menjewer Choki itu viral.

Dilihat detikcom, Selasa (28/12), dalam video terlihat Edy Rahmayadi awalnya menyampaikan motivasi agar para atlet untuk membawa kejayaan untuk Sumut. Edy mengatakan jika Sumut sudah berjaya, atlet bisa mengambil apapun yang dia mau.

Pernyataan Edy itu kemudian disambut tepuk tangan seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan itu. Namun Edy melihat ada satu orang yang tidak tepuk tangan dan langsung memanggilnya.

"Yang pakai kupluk itu siapa? Yang baju kuning. Kau berdiri. Kenapa kau tak tepuk tangan? Sini, sini," kata Edy dalam video itu.

Edy kemudian menanyakan posisi dia di kegiatan itu. Pria yang dipanggil itu kemudian menjawab bahwa dia adalah pelatih cabang olahraga Biliar.

"Pelatih tak tepuk tangan. Tak cocok jadi pelatih ini," kata Edy sambil menjewer pelatih Biliar itu.


(haf/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT