ADVERTISEMENT

Kirim Somasi Usai Dijewer, Pelatih Biliar PON Tuntut Gubsu Minta Maaf

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 18:43 WIB
Pihak Khoirudin (Choki) Aritonang menunjukkan somasi yang dikirimkan ke Gubsu Edy (Arfah Lubis/detikcom)
Pihak Khoirudin (Choki) Aritonang menunjukkan somasi yang dikirimkan ke Gubsu Edy. (Arfah Lubis/detikcom)
Medan -

Kasus pelatih biliar PON, Khoirudin (Choki) Aritonang, yang dijewer Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi terus bergulir. Kini pihak Choki melayangkan somasi kepada Edy.

"Kami telah memberikan teguran hukum dalam bentuk somasi. Yang secara administrasi tertulisnya sudah kami kirimkan kepada Bapak Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatera Utara," kata pengacara Choki, Teguh Syuhada Lubis, di Medan, Kamis (30/12/2021).

Teguh mengatakan somasi itu disampaikan ke kantor Gubernur Sumut. Mereka juga menunjukkan bukti stempel yang menunjukkan surat somasi itu sudah diterima di kantor Gubsu.

"Kami berharap Pak Edy melalukan permohonan maaf, mengakui kesalahan," ucap Teguh.

Teguh menyebut pihaknya menunggu permohonan maaf selama 1x24 jam setelah surat somasi itu diterima di kantor Gubsu. Teguh mengatakan, jika somasi ini tidak dijawab Edy, akan ada langkah hukum lainnya yang mereka ambil.

"Apa yang terjadi ini tidak hanya bicara soal kerugian Choki secara pribadi, tetapi juga menimpa keluarga beliau," tuturnya.

"Bijaknya, (Gubsu Edy) mengakui perbuatan secara publik, lalu meminta maaf secara publik sebagaimana perbuatan itu juga dilakukan di depan orang banyak," tambah Teguh.

Akan Lapor Kemendagri-DPRD Sumut

Teguh mengatakan pihaknya juga akan menyampaikan peristiwa ini kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DPRD Sumut. Teguh mengatakan mereka melakukan ini agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi.

"Harapannya, ketika masalah ini selesai, hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi di Sumatera Utara," jelasnya.

Choki Ngaku Banyak Diajak Mediasi

Sementara itu, Choki Aritonang mengatakan sudah banyak yang menjumpai dirinya untuk mempertemukan dengan Gubsu Edy Rahmayadi agar dilakukan mediasi. Salah satu yang menjumpai Choki untuk hal itu adalah Ketua KONI Sumut.

"Banyak yang menginginkan ini mediasi, tapi nggak gitu juga caranya mediasi. Tiba-tiba salaman, enceng (berhenti) ya, minta maaf aku ya," ucap Cokhi.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: Momen Gubsu Jewer-Usir Pelatih PON Gegara Tak Tepuk Tangan

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT