Kejari Kuansing Selamatkan Rp 1,5 M Uang Negara dari Kasus Korupsi di 2021

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 15:17 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Hadiman (Raja Adil Siregar/detikcom)
Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Hadiman (Raja Adil Siregar/detikcom)
Pekanbaru - Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menyita lebih dari Rp 1,5 miliar hasil korupsi. Selain itu, ada uang negara Rp 1,3 miliar yang sedang dalam proses penegakan hukum.

"Uang negara yang sudah kita selamatkan hasil korupsi Rp 1,5 miliar. Uang itu sudah kita eksekusi setelah putusan inkrah," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Hadiman, Kamis (30/12/2021).

Hadiman mengatakan uang Rp 1,5 miliar itu telah dititipkan ke kas daerah Pemkab Kuantan Singingi. Selanjutnya uang akan diserahkan ke negara lewat proses yang diatur Undang-Undang.

"Seluruh uang yang kita sita dititipkan ke kas daerah. Uang itu hasil pengembalian kasus korupsi, denda dan uang pengganti kerugian negara," katanya.

Selain menyelamatkan uang negara Rp 1,5 miliar, penyidik Korps Adhyaksa di Kota Jalur tersebut tengah menangani beberapa kasus. Di mana uang yang telah diterima totalnya Rp 1,3 miliar.

"Ada Rp 800 juta dan Rp 500 juta poses hukum sedang berjalan kita titipkan ke pemda dan bank tanpa bunga karena masih penyelidikan. Kalau yang sudah vonis inkrah itu 1,5 miliar," kata Hadiman.

Hadiman mengatakan, selain penegakan hukum, pihaknya memastikan bakal mengejar pengembalian uang kerugian negara. Upaya itu dilakukan dalam setiap proses penegakan hukum.

"Kita komitmen selain penegakan hukum juga kita fokus pengembalian uang negara di tingkat penyelidikan. Uang itu diketahui merupakan penyitaan kasus korupsi," kata Hadiman.

Uang Rp 1,5 miliar yang diselamatkan itu diketahui tertinggi dalam jajaran Kejaksaan Negeri di Riau. Selanjutnya ada Kejaksaan Negeri Pelalawan Rp 663 juta. (ras/isa)