Pengamat Sebut Elektabilitas Prabowo Tinggi Meski Jarang 'Show Off'

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 12:32 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Foto: Dok. Kemhan
Jakarta -

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai Prabowo Subianto memang kurang mahir dalam melakukan pencitraan dibandingkan calon presiden potensial lainnya. Namun, ia mengakui Prabowo punya modal elektabilitas yang tinggi sebagai calon presiden yakni dengan kinerjanya sebagai menteri pertahanan.

"Prestasi sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) yang mesti ditonjolkan ke publik. Kinerja-kinerja bagusnya di Kemenhan," ucap Ujang dalam keterangannya, Kamis (30/12/2021).

Ia menjelaskan, sebagai Menhan, Prabowo tergolong jarang membuat pernyataan publik meski kerjanya sebagai pembantu Presiden Jokowi dapat terlihat melalui media sosial kementerian yang dipimpinnya.

Kerja yang selama ini terlihat menonjol dilakukan Prabowo adalah kegiatan diplomasinya kepada petinggi negara lain, seperti Prancis, Amerika Serikat, Italia, Inggris.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka kerja sama pertahanan dan pengadaan alutsista canggih yang dibidik oleh Indonesia, seperti pesawat tempur Rafale dan F-15 EX, fregat Arrowhead 140, dan kapal selam Scorpene.

Terkait pencapresan, Prabowo pun belum buka suara meski kader partainya telah menyatakan dukungan agar ia maju dalam Pilpres 2024. Meski demikian, Ujang mengakui bahwa modal elektabilitas Prabowo sendiri memang sudah tinggi karena pernah menjadi kandidat dalam Pemilu sebelum-sebelumnya.

Adapun Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini berkeyakinan, Prabowo akan intensif kembali muncul kepada publik bila saatnya nanti tiba.

"Pilpres ibarat lari maraton, akan melalui rute yang panjang. Jadi, perlu strategi tertentu untuk bisa masuk finish dan keluar sebagai juara. Dalam pilpres juga sama, perlu strategi khusus. Dari mulai start perlu lari kencang, lalu lari pelan-pelan, atur nafas, lari lagi agar bisa sampai menang," katanya.

Diketahui, Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini Prabowo Subianto disebut jadi salah satu calon presiden (capres) potensial pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dalam survei teranyar bulan Desember ini, elektabilitas Prabowo masih berada di puncak.

Survei lembaga Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) yang dirilis Selasa (28/12) menempatkan Prabowo di urutan pertama dengan elektabilitas tertinggi sebesar 22,7 persen. Di bawah Prabowo, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar 22,5 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 15,2 persen.

Hasil survei lainnya yang dilakukan Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) pada Minggu (19/12) menunjukkan Prabowo menempati elektabilitas yang jauh di urutan tertinggi sebagai capres potensial di 2024 ketimbang calon lainnya dengan perolehan angka 23,9 persen. Sementara, Ganjar berada di urutan kedua dengan raihan angka 16,4 persen dan Anies 12,5 persen di urutan ketiga.

Survei lainnya yang dirilis Indikator Politik Indonesia pada Minggu (5/12) menunjukkan elektabilitas Prabowo teratas dengan raihan angka 23,7 persen. Sementara, Ganjar berada pada urutan kedua dengan 20,9 persen dan Anies di urutan ketiga dengan 15,1 persen.

(akd/ega)