detik's Advocate

Debt Collector Kirim Somasi Tagih Kartu Kredit Lewat Pak RT, Apakah Boleh?

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 09:02 WIB
Pembayaran non tunai dengan kartu VISA MasterCard
Ilustrasi kartu kredit (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jakarta -

Kartu kredit diterbitkan untuk memudahkan konsumen dalam beraktivitas, terutama yang memiliki mobilitas tinggi. Namun bila salah memakainya, maka bisa terjerumus utang menumpuk dan berhadapan dengan debt collector. Tapi, apakah debt collector boleh menagih semaunya?

Hal itu menjadi pertanyaan pembaca detik's Advocate yang dikirim ke email: redaksi@detik.com dan di-cc ke andi.saputra@detik.com:

Selamat Pagi
Saya A nasabah Kartu Kredit (KK) dari sebuah bank X

Saya benar memiliki utang KK di bank X. Singkat kata, saya pernah membayar sebagian utang KK dan selebihnya macet.

Bank X menugaskan debt collector, yaitu PT B Setelah sekian kali bertemu di rumah saya, kini ada somasi via e-mail dari orang mengaku pengacara dari PT B yang meminta saya menghubungi kantor PT B. Saya sudah membalas email tersebut dan mengatakan 'sudah menerima email'.

Disebutkan dalam somasi, pengacara itu akan mengirimkan surat ke pihak RT bila saya tidak menanggapi.

Pertanyaan saya:

1. Apakah somasi itu 'berisi' mengingat saya tidak ada permasalahan apapun dengan PT B? Menurut sudut pandang saya, saya tidak bayar KK ke Bank X bukan berarti saya bermasalah dengan PT B.

2. Apakah berhak, pengacara dari PT B, tidak ditunjuk langsung oleh bank X, mengirimkan somasi berkaitan utang KK saya?

3. Apakah berhak, surat dikirim oleh pengacara PT B kepada Ketua RT, sementara saya masih bisa dihubungi melalui email dan bahkan alamat rumah pun tidak pernah berubah.

Terima kasih
A

Untuk menjawab masalah di atas, tim detik's Advocate meminta pendapat hukum dari konsultan perbankan, Bambang Wijayanto SH MH. Jawaban selengkapnya dapat dilihat di halaman selanjutnya.

Simak juga 'Tengah Malam Dapat Spam Penawaran Kartu Kredit Dll, Bisakah Dipidanakan?':

[Gambas:Video 20detik]