Razman Klaim Penahanan Richard Lee Ditangguhkan!

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 14:24 WIB
Richard Lee tak ihlas ditahan lagi
dr Richard Lee (dok. Channel YouTube Richard Lee)
Jakarta -

Penahanan terhadap dr Richard Lee di Polda Metro Jaya terkait kasus akses ilegal media sosial pribadi ditangguhkan. Pengacara Richard, Razman Arif Nasution, mengklaim pengajuan penangguhan tersebut dikabulkan polisi.

"Iya benar (penahanan ditangguhkan). Sudah diajukan dan dikabulkan oleh Polda Metro Jaya," kata Razman kepada wartawan, Rabu (29/12/2021).

Razman menjelaskan penangguhan penahanan itu dikabulkan setelah adanya jaminan dari pihak keluarga dr Richard Lee. Hingga kini berkas dr Richard Lee masih dalam proses pelimpahan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

"Pihak keluarga. Istrinya yang menjamin. Belum, masih dalam proses kelengkapan berkas. Jadi satu dua hari ini mungkin akan dilimpahkan," jelasnya.

Lebih lanjut Razman menyebut pihaknya kini tengah menunggu proses pelimpahan berkas dari Polda Metro Jaya ke Kejati DKI.

"Kita tunggu proses serah terima ke kejaksaan. Jadi satu dua hari ini mungkin akan dilimpahkan," kata Razman.

detikcom mencoba mengkonfirmasi penangguhan penahanan ini kepada Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. Namun, hingga berita ini ditayangkan, Zulpan belum merespons.

Diketahui, dr Richard Lee sempat mengakses akun Instagram pribadinya yang telah disita polisi. Atas perbuatannya, dia dijerat Pasal 30 juncto Pasal 46 UU ITE tentang illegal access dan/atau Pasal 231 KUHP dan/atau Pasal 221 KUHP tentang menghilangkan barang bukti.

Pengacara Richard Lee, Razman Nasution, memberikan beberapa pembelaan terkait kasus kliennya. Razman mengatakan kliennya tidak punya unsur kesengajaan melakukan akses ilegal terhadap barang bukti yang sudah disita polisi.

"Dalam konstruksi hukum yang digambarkan dr Richard dan Hans Pranata ini terlihat bahwa, satu, tidak adanya unsur kesengajaan dari dr Richard untuk membobol, menduplikasi, atau meng-hack Instagram yang telah disita oleh Cyber Polda Metro," ujar Razman kepada wartawan di Polda metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/12).

Razman menjelaskan kliennya hanya diperintah oleh Hans Pranata. Hans Pranata merupakan seorang content creator.

"Kalaupun itu dianggap sebagai sebuah kesalahan, maka dalam BAP, baik sebagai saksi, tersangka, dan tambahan kemarin sore, dengan terang dr Richard itu hanya melaksanakan perintah dari Hans Pranata. Dia adalah kreator di Athena yang dipimpin dr Richard Lee ini," jelas Razman.

Razman menilai Hans Pranata lebih memahami soal media sosial dari bisnis kecantikan milik Richard Lee.

"Jadi yang mengerti, yang pahami bisnis Twitter, bisnis Facebook dan IG, itu yang mengerti itu adalah Hans Pranata, bukan dr Richard," katanya.

Richard Lee ditahan terkait kasus akses ilegal, sejak Senin (27/12) lalu. Richard Lee kini menanti persidangan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P.21).

(drg/dhn)