Mudahkan Angkut Barang di Papua, Kemensos Bikin Motor Listrik-Kapal Fiber

Anggi Muliawati - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 13:38 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan keterangan pers di Kantor Kementrian Sosial, Jakarta, Kamis (18/11/2021). Mensos Risma mengungkapkan, sebanyak 31.624 aparatur sipil negara (ASN) terinidikasi menerima bantuan sosial (bansos). Risma mendapatkan data ini setelah Kementerian Sosial melakukan verifikasi data penerima bansos.
Tri Rismaharini (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Sosial (Kemensos) tengah membuat kapal fiber dan motor listrik. Hal itu dilakukan guna memudahkan masyarakat mengangkut barang di Papua.

Mensos Tri Rismaharini mengatakan karena jalan yang ditempuh di Papua cukup terjal, oleh karena itu pemerintah menciptakan motor listrik.

"Untuk mencapai akses disana masih cukup berat, bergunung-gunung, sungai-sungai. Saat ini kita menciptakan motor listrik yang akan kita modifikasi dengan angkutan barang, sehingga nanti akan bisa memecahkan angkutan barang di puncak gunung," ujarnya di Gedung Kemenko PMK, Rabu (29/12/2021).

Risma mengatakan motor listrik tersebut dapat membuat masyarakat dalam menghemat BBM. "Harga satu liter BBM di puncak gunung bisa mencapai Rp 100 ribu, jadi dengan motor listrik ini yang bisa dipakai untuk angkutan barang, karena jalannya relatif masih kecil-kecil, sehingga di jalan setapak bisa dilewati dengan motor ini," ujarnya.

Selain motor listrik, pemerintah juga tengah membuat kapal fiber. "Kami juga membuat kapal fiber yang sudah jadi. Karena permasalahan di Papua itu aksesbilitas, karena itu kita membuat aksesbilitas untuk masyarakat," ujarnya.

Total ada 6 kapal fiber. Risma menyebut 2 kapal sudah rampung pada 10 November dan 4 kapal rampung pada 25 Desember.

(isa/isa)