Cappadocia Ada di Mana dan Bagaimana Sejarahnya? Cek di Sini

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 29 Des 2021 10:32 WIB
Hot air balloons flying over a field of poppies and rock landscape in Love valley at Cappadocia, Turkey
Cappadocia Ada di Mana dan Bagaimana Sejarahnya? Cek di Sini (Foto: Getty Images/iStockphoto/Carmian)
Jakarta -

Cappadocia ada di mana belakangan dicari tahu banyak orang. Diketahui kawasan yang terletak di dataran tinggi terjal berbatu ini berada di pusat Turki.

Cappadocia juga merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO. Pemandangan alam uniknya membuat banyak wisatawan berbondong-bondong berkunjung.

Lalu Cappadocia ada di mana? bagaimana sejarahnya? detikcom merangkum ulasannya berikut ini.

Cappadocia Ada di Mana: Turki

Cappadocia terletak di distrik kuno timur Anatolia, tepatnya di dataran tinggi utara Pegunungan Taurus, Turki. Kawasan ini juga berada di sekitar hulu dan tengah Sungai Kizilirmak (Sungai Merah).

Lanskap Cappadocia, dilansir Britannica, berada di hamparan batuan vulkanik lunak, yang dibentuk oleh erosi sehingga membentuk lembah dan gua. Di Cappadocia, terdapat pula gereja-gereja batu dan kompleks terowongan bawah tanah dari era Bizantium dan Islam yang tersebar di sekitar pedesaan.

Sejarah Cappadocia

Kini Cappadocia ada di mana telah diketahui. Lalu bagaimana awal mula nama Cappadocia muncul?

Melansir dari Cappadocia4u, Cappadocia berasal dari bahasa Persia 'Kappa Tuchia' atau diartikan sebagai The Land of Beautiful Horses, negeri dengan kuda-kuda yang indah. Kawasan Cappadocia menawarkan pemandangan yang luar biasa, keindahan alam dengan cerobong peri dan rumah batu, lembah yang indah, bukit bulan yang indah, dan sederet tempat wisata menarik lainnya.

Sejarah Cappadocia bermula sejak abad ke 6 sebelum Masehi. Saat itu, bangsawan feodal Cappadocia didominasi oleh orang-orang Persia dan penganut ajaran Zoroaster. Cappadocia hanyalah daerah yang tak berkembang ditambah dengan medannya yang terjal dan hasil pertaniannya yang sederhana.

Pada Tahun 322 SM, Alexander Agung yang berasal dari Kekaisaran Makedonia sempat menguasai Cappadocia di bawah pasukan jenderal Perdiccas. Pasca kematian Alexander, terjadi perebutan kekuasaan hingga Cappadocia jatuh ke tangan dinasti Seleukus. Meski begitu, orang-orang Persia tetap berpengaruh, termasuk dalam urusan praktik keagamaan.

Cappadocia berada di bawah kekuasaan Romawi cukup lama. Kawasan ini jadi tempat penting bagi penyebaran agama Kristen.

Posisi Cappadocia yang berada di sisi timur Kekaisaran Bizantium membuatnya mudah diserang. Pada tahun 500an, kelompok suku menyerang wilayah tersebut hingga mendorong dibangunnya benteng kokoh. Pada tahun 611 SM, serangan oleh tentara Sāsānian menghancurkan ibu kota Cappadocia, Kaisarea (Kayseri modern). Berlanjut pada tahun 700an, bangsa Arab menyerang Cappadocia hingga tahun 1.000an.

Lantaran kerap kali diserang, dibangunlah kompleks besar gua dan terowongan buatan di Cappadocia sebagai tempat perlindungan kala itu.

Pada abad ke 10 hingga 11, Cappadocia jadi kawasan yang makmur. Pembangunan gereja dan biara batu berlangsung masif. Saat itu, gereja dibangun dengan dekorasi mewah.

Pada pertempuran Manzikert tahun 1071, Kekaisaran Bizantium kehilangan kendali atas kawasan Cappadocia akibat kalah dari Kekaisaran Turki Seljuk. Dengan demikian, periode kristen di Cappadocia berakhir.

Kini Cappadocia ada di mana dan sejarahnya sudah diketahui. Lalu apa saja tujuan wisata populer di Turki? simak di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Melihat Pesona Alam Cappadocia saat Menaiki Balon Udara':

[Gambas:Video 20detik]