Mardani Ali Sera Usul PKS Segera Umumkan Koalisi-Capres 2024

Firda Cynthia Anggrainy Al Djokya - detikNews
Selasa, 28 Des 2021 17:11 WIB
Mardani Ali Sera. (Screenshot video Mardani Ali Sera).
Mardani Ali Sera (Screenshot Video Mardani Ali Sera)
Jakarta -

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengusulkan agar partainya segera umumkan koalisi dan sosok calon presiden yang diusung pada Pemilu 2024. Mardani menilai pengumuman koalisi dan capres akan menciptakan kepastian dinamika politik di tengah situasi pandemi COVID-19.

"Beberapa mengatakan Pemilu 2024, pemilu di masa pandemi, di masa resesi, di masa suksesi, itu pemilu yang sangat tidak pasti, uncertainty-nya tinggi, dan karena uncertainty tinggi harus ada big push-nya. Nah, big push-nya itu capres," ujar Mardani Ali Sera dalam rilis survei bertajuk 'Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional', Selasa (28/12/2021).

"Karena itu, saya pribadi, kalau di PKS selalu teriak, 'ayo segera umumkan capresnya, kalau bisa segera umumkan, segera buat koalisi dini, koalisi dari sekarang'," sambungnya.

Anggota Komisi II itu menuturkan saat ini mayoritas partai politik harus membentuk koalisi untuk memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold 20 persen.

Mardani mengatakan berdasarkan hasil Pemilu 2019, partainya harus berkoalisi dengan lebih dua partai lain agar bisa mencalonkan presiden.

"Karena saya yakin, kalau PKS karena tidak bisa berdua kecuali gabung PDIP atau gabung dengan Golkar atau Gerindra bisa dua. Kalau dengan partai tengah perlu tiga partai," ucapnya.

"Maka segera dua atau tiga gabungan parpol ini mengumumkan usul definitifnya," lanjut dia.

Lantas, menurut Mardani akan muncul perubahan signifikan dalam dinamika politik apabila poros koalisi dan capres segera diumumkan. Selain lantaran, Mardani berujar, para parpol akan saling muncul ide dan gagasan yang akan ditawarkan pada publik.

"Nah, nanti akan ada perubahan fundamental dan signifikan karena kita sudah punya tiket, itu akan terjadi kontestasi karya dan gagasan," katanya.

(rfs/rfs)